Berita

Hari Bumi, Akademisi UMS Soroti Dampak Kenaikan Harga Plastik

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Momentum Hari Bumi menjadi pengingat bahwa persoalan plastik tidak lagi semata soal sampah, tetapi juga berkaitan erat dengan ekonomi, energi, dan ketimpangan sosial. Hal itu disampaikan Wakil Dekan I Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. Choirul Amin, S.Si., M.M.

Choirul memaknai Hari Bumi bukan sekadar seremoni lingkungan, melainkan momen refleksi atas persoalan ekologis yang semakin kompleks. Menurutnya, isu plastik kini telah memasuki ranah struktural karena terkait dengan sistem produksi, distribusi, dan konsumsi masyarakat.

“Dulu plastik hanya dipandang sebagai sampah, tetapi sekarang kita mulai melihat bahwa ini bagian dari sistem besar yang saling terhubung. Momentum Hari Bumi ini penting untuk menggeser cara pandang tersebut,” ujarnya saat diwawancarai pada 21 April.

Ia menjelaskan, kenaikan harga plastik dipengaruhi sejumlah faktor global. Plastik sebagai produk turunan minyak sangat bergantung pada fluktuasi harga energi dunia. Selain itu, pembatasan produksi plastik baru dan gangguan rantai pasok pascapandemi turut memengaruhi harga di pasaran.

Mengutip laporan Liputan6.com yang merujuk pernyataan Founder and Chairman Supply Chain Indonesia (SCI), Setijadi, gangguan rantai pasok global mulai berdampak pada ketersediaan bahan baku industri di Indonesia. Salah satu indikasinya terlihat dari lonjakan harga plastik domestik yang disebut meningkat hingga 50–100 persen.

Menurut Choirul, kondisi tersebut memberi dampak yang berbeda pada masyarakat. Secara teori, kenaikan harga plastik dapat menekan konsumsi, tetapi realitas di lapangan tidak selalu demikian.

“Masyarakat kelas menengah atas mungkin bisa beralih ke produk ramah lingkungan, tetapi kelompok bawah justru paling terdampak karena harga barang kemasan ikut naik. Di sini terlihat adanya ketidakadilan lingkungan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kenaikan harga plastik tidak otomatis menurunkan penggunaan plastik sekali pakai. Tanpa alternatif yang terjangkau dan kebijakan yang mendukung, masyarakat akan tetap memilih plastik karena pertimbangan kepraktisan dan biaya.

Choirul juga mengingatkan adanya risiko penggunaan bahan alternatif yang tampak lebih ramah lingkungan, tetapi belum tentu berkelanjutan. Karena itu, menurutnya, setiap klaim bahan “hijau” perlu dilihat dari seluruh siklus produksinya.

Di sisi lain, ia menilai kenaikan harga plastik juga dapat membuka peluang dalam pengelolaan sampah. Meningkatnya nilai ekonomi plastik berpotensi mendorong aktivitas pengumpulan dan daur ulang, sekaligus memperkuat peran sektor informal seperti pemulung.

“Ini bisa menjadi peluang untuk mempercepat ekonomi sirkular, di mana sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah, tetapi sebagai sumber daya. Bahkan, ini bisa terjadi secara alami karena dorongan ekonomi,” ungkapnya.

Namun, ia menekankan bahwa pemerintah tetap memegang peran penting dalam menghadirkan kebijakan yang adil dan berkelanjutan. Regulasi pembatasan plastik sekali pakai, insentif untuk daur ulang, serta penguatan sistem pengelolaan sampah dinilai menjadi langkah yang krusial.

Lebih lanjut, Choirul menyebut perguruan tinggi seperti UMS memiliki peran strategis melalui riset, edukasi, dan inovasi teknologi. Kampus, katanya, tidak hanya bertugas menghasilkan kajian akademik, tetapi juga perlu terlibat langsung dalam implementasi solusi di masyarakat.

Ia pun mengajak masyarakat agar tidak hanya berfokus pada pengurangan plastik, tetapi juga memahami dampaknya secara menyeluruh.

“Pilihan kecil kita terhubung dengan sistem besar. Jadi, lakukan dengan kesadaran, bukan sekadar mengikuti tren,” pungkasnya.

Kontributor: Yusuf
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://middlepassage.dei.uc.pt/https://privacycolab.dei.uc.pt/https://cmd.dei.uc.pt/https://henrique.dei.uc.pt/
https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://simseam.ft.uns.ac.id/https://sipil.ft.uns.ac.id/slot gacorhttps://aku.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/slot gacorhttps://akperstg.ac.id/https://fisip.uisu.ac.id/https://web.pn-sidrap.go.id/
https://hormon-osteoporosezentrum.de/judi bolahttps://saopaulodeolivenca.am.gov.br/slot gacor