Berita

Dorong Kemandirian Lansia, Tim Pengabdian UMS Salurkan Buku Pedoman Sekolah Senior Aisyiyah untuk PDA Boyolali

PWMJATENG.COM, BOYOLALI — Tim pengabdian masyarakat Program Riset Muhammadiyah (RISETMU) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyerahkan buku pedoman Sekolah Senior Aisyiyah Batch 1 kepada Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Boyolali. Selanjutnya, para akademisi ini menyelenggarakan diseminasi panduan di sela perhelatan Milad ‘Aisyiyah di SMK Muhammadiyah 04 Boyolali, Minggu (26/7/2026).

Jajaran pejabat daerah menyambut acara strategis ini dengan hangat. Oleh karena itu, Bupati Boyolali, Kepala Dinas DP3AP2KB Boyolali, Ketua PDM Boyolali, serta Ketua PWA Jawa Tengah menyempatkan hadir secara langsung. Selain itu, ratusan kader Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) se-Kabupaten Boyolali ikut memadati lokasi acara.

Panduan Standar Pemberdayaan Lansia Mandiri

Tim pengabdian UMS menyusun modul rujukan ini sebagai bentuk konkrit hilirisasi riset. Oleh sebab itu, kehadiran buku panduan tersebut menjadi standar operasional bagi para pengelola program. Langkah ini memastikan pembinaan warga senior di tingkat cabang maupun ranting berjalan terarah, holistik, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Tim Pengabdian RISETMU UMS, Anisa Catur Wijayanti, menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat. Pihaknya merancang kurikulum ramah lansia demi memperkuat efektivitas pendampingan di lapangan.

“Kami berharap buku pedoman ini menjadi instrumen praktis bagi kader ‘Aisyiyah. Sebab, melalui metode terukur, program Sekolah Senior Aisyiyah dapat mewujudkan lansia mandiri di Boyolali yang sehat, berdaya, dan tetap produktif,” tutur Anisa.

Sinergi Lintas Sektor untuk Boyolali Ramah Lansia

Pada kesempatan yang sama, Ketua PDA Boyolali, Sri Hidayati, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan akademisi UMS. Sebab, penyusunan rujukan seragam ini meningkatkan kualitas pembinaan warga senior binaan di seluruh wilayah Kabupaten Boyolali.

“Seluruh pelaksana Sekolah Senior Aisyiyah di tingkat cabang kini memiliki acuan baku. Oleh karena itu, kami optimis pelaksanaan program Batch 1 ini makin terjamin mutunya serta memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” ungkap Sri Hidayati.

Tidak hanya itu, dukungan pimpinan daerah dan tokoh organisasi makin memperkuat kolaborasi lintas sektor. Dengan demikian, sinergi berkelanjutan antara UMS, ‘Aisyiyah, dan Pemerintah Kabupaten Boyolali menjadi pijakan penting untuk mewujudkan daerah yang ramah lansia.

Kontributor: PDA Boyolali
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

pkv gameslk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777Zonawin777Zonawin777situs totoslot gacor