Intip Cara UMP Siapkan Mahasiswa Kedokteran Jadi Kader Unggul di Asrama
PWMJATENG.COM, BANYUMAS — Pengelola Asrama Unggulan UMP KH Abu Dardiri sukses menggelar Baitul Arqom Mahasantri selama tiga hari di Banyumas untuk mencetak generasi tenaga kesehatan masa depan yang militan dan berakhlak mulia pada pertengahan Juni 2026.
Direktur Asrama Unggulan K.H. Abu Dardiri, Ustadz Bruri Abdussalam, Lc., M.A., mengingatkan pentingnya mahasiswa memanfaatkan seluruh fasilitas kampus. Menurutnya, ekosistem kampus yang besar menyediakan banyak ruang pengembangan diri. Oleh karena itu, mahasantri harus jeli melihat peluang karir dan kolaborasi di dalam jaringan tersebut.
“Muhammadiyah memiliki komunitas yang sangat kuat dan didukung oleh banyak aset pendidikan yang menjadi peluang bagi kalian semua sebagai mahasantri. Manfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya,” ujar Ustadz Bruri Abdussalam. Selain itu, beliau juga mengajak para peserta membangun lingkungan kompetisi yang sehat guna meningkatkan kualitas diri.
Cetak Dokter Islam Berkarakter
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPK SDI) PDM Banyumas, Ustadz Ahmad Husein, S.Ag., M.Sos., menegaskan poin serupa. Ia menyoroti tantangan masa depan dunia kesehatan yang membutuhkan sentuhan nilai keagamaan. Sebab, karakter mulia tenaga medis akan menjadi penentu wajah institusi di masa depan.
“Saya berharap kalian siap berjuang untuk Muhammadiyah dan menjadi dokter-dokter Islam yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dalam profesi maupun kehidupan sehari-hari,” ujar Ustadz Ahmad Husein. Di sisi lain, pihaknya mengkhawatirkan munculnya generasi muda yang lemah dalam memahami fondasi agama saat mengabdi di masyarakat.
Pusat Penggodokan Kader Unggul
Sementara itu, Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI) Universitas Muhammadiyah Purwokerto memberikan apresiasi tinggi terhadap model pembinaan ini. Ketua LPPI UMP, Ustadz Dr. Asep Daud Kosasih, M.Ag., menilai asrama tersebut telah menjalankan fungsi strategisnya dengan optimal. Bahkan, kegiatan intensif ini terbukti melampaui target formal kampus.
“Asrama merupakan tempat penggodokan kader Muhammadiyah. Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan Baitul Arqam di Asrama Unggulan K.H. Abu Dardiri ini karena kegiatan ini tidak sekadar dilaksanakan untuk memenuhi indikator capaian,” ujar Ustadz Asep Daud Kosasih.
Melalui program tersebut, para peserta kini dapat memperdalam sejarah, manhaj, serta visi misi organisasi. Pengelola asrama sengaja merancang kegiatan ini untuk menjembatani keragaman latar belakang mahasiswa. Pada akhirnya, program ini sukses meneguhkan komitmen ideologis seluruh mahasantri demi kemajuan bangsa.
Kontributor: Humas UMP
Editor: Alafasy



