Berita

500 Anggota BIKERSMU DIY Gelar Silaturahmi di Pantai Nglolang Gunungkidul

PWMJATENG.COMGUNUNGKIDUL — Sebanyak 500 anggota BIKERSMU Korwil DIY mengikuti kegiatan silaturahmi dan halalbihalal di Pantai Nglolang, Gunungkidul. Rombongan berangkat pada pagi hari dari depan Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.

Kegiatan ini diikuti seluruh chapter BIKERSMU dari Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul sebagai tuan rumah. Peserta menempuh perjalanan touring dengan tetap mengedepankan koordinasi dan keselamatan berkendara.

Touring BIKERSMU DIY Menuju Pantai Nglolang

Sebelum berangkat, panitia menggelar briefing dan pengarahan terkait jalur perjalanan serta standar keselamatan. Pengarahan disampaikan Ketua BIKERSMU Korwil DIY, Wahyu Gunawan Wibisono, bersama road captain Fauzan.

Touring kali ini melibatkan sekitar 358 motor dari berbagai merek. Karena iring-iringan cukup panjang, panitia menekankan pentingnya ketertiban agar tidak mengganggu pengguna jalan lain.

Wahyu Gunawan Wibisono, yang akrab disapa Ndan Soni, menyebut jumlah peserta mencapai sekitar 500 orang dari berbagai kabupaten dan kota di DIY.

“Kami menekankan supaya setiap anggota BIKERSMU tetap sopan dan tertib dalam perjalanan sehingga tidak menimbulkan permasalahan dengan pengguna jalan lainnya. Ini harus menjadi ciri dan karakter para BIKERSMU se-DIY,” ujarnya.

Rute yang dipilih tergolong ramah bagi seluruh peserta, termasuk anggota lanjut usia. Perjalanan dimulai dari Kampus UAD Yogyakarta menuju Jalan Imogiri Timur, lalu melewati Jembatan Siluk dan naik ke Panggang, Gunungkidul.

Dari sana, rombongan melanjutkan perjalanan melalui Jalur Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) yang menyuguhkan pemandangan perbukitan kapur dan jalan yang relatif mulus hingga kawasan Pantai Sepanjang, sebelum akhirnya tiba di Pantai Nglolang.

Silaturahmi dan Syawalan di Pantai Nglolang

Puncak acara digelar di Joglo Pantai Nglolang. Kegiatan diawali dengan pembagian doorprize kepada peserta yang memenuhi kriteria dari panitia tuan rumah.

Acara seremonial kemudian dibuka dengan pembacaan Kalam Ilahi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan Sang Surya. Dalam sambutannya, Wahyu Gunawan Wibisono menyampaikan bahwa ajang ini menjadi wujud eratnya silaturahmi komunitas pecinta motor Muhammadiyah di bawah naungan BIKERSMU.

Ia menambahkan, kegiatan touring bagi BIKERSMU bukan semata menikmati perjalanan, tetapi juga menguatkan misi sosial dan keagamaan.

“Touring ini 10 persennya adalah menikmati perjalanan, sedangkan 90 persennya adalah kegiatan sosial keagamaan,” katanya.

Ketua Lembaga Pengembangan Olahraga PWM DIY, Edy Prajaka, turut mengapresiasi kekompakan komunitas tersebut. Menurutnya, BIKERSMU menjadi komunitas yang unik karena dibina dua lembaga sekaligus, yakni LPO dan LDK PWM DIY.

Sambutan selamat datang dari PDM Gunungkidul diwakili Bahroni. Ia menilai dakwah terus berkembang mengikuti zaman, termasuk melalui komunitas seperti BIKERSMU.

Pesan Dakwah dan Keselamatan Berkendara

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga menyampaikan apresiasi atas kegiatan syawalan dan halalbihalal BIKERSMU DIY. Sambutan Bupati Gunungkidul disampaikan Staf Ahli Bupati, Supriyanto.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa dakwah dan pembangunan bangsa membutuhkan ketabahan, persatuan, serta kerja keras. Karena itu, BIKERSMU diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah, terutama dalam mengampanyekan keselamatan berkendara dan mendukung kegiatan sosial di masyarakat.

Acara ditutup dengan hikmah syawalan yang disampaikan Ketua Lembaga Dakwah Komunitas PWM DIY, Ananto Isworo, S.Ag. Ia menekankan pentingnya rasa syukur, saling memaafkan, dan memiliki sikap qanaah atau merasa cukup atas nikmat yang diberikan Allah Swt.

Menurutnya, semangat syawalan tidak berhenti pada tradisi berkumpul, tetapi juga menjadi momentum membersihkan hati, mempererat persaudaraan, dan menguatkan komitmen dakwah di tengah masyarakat.

Kontributor: Ananto
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://middlepassage.dei.uc.pt/https://privacycolab.dei.uc.pt/https://cmd.dei.uc.pt/https://henrique.dei.uc.pt/
https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://simseam.ft.uns.ac.id/https://sipil.ft.uns.ac.id/slot gacorhttps://aku.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/slot gacorhttps://akperstg.ac.id/https://fisip.uisu.ac.id/https://web.pn-sidrap.go.id/
https://hormon-osteoporosezentrum.de/judi bolahttps://saopaulodeolivenca.am.gov.br/slot gacor