Berita

Komunitas Motor Muhammadiyah Resmi Bergerak, BikersMu Boyolali Siap Dakwah di Jalanan

PWMJATENG.COMBOYOLALI – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Boyolali resmi melantik pengurus BikersMu Boyolali periode 2026–2028. Ketua PDM Boyolali, Drs. H. Ali Muchson, M.Ag., memimpin langsung acara sakral tersebut. Prosesi pengukuhan komunitas motor Muhammadiyah ini berlangsung di Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo, Selasa (16/6/2026).

Kehadiran komunitas ini menandai babak baru dakwah kultural di wilayah tersebut. Momentum ini sekaligus menjadi wadah resmi bagi para pencinta otomotif roda dua di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah. Unsur pemerintah daerah pun turut memberikan dukungan penuh. Bupati Boyolali, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah, serta jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah turut menghadiri momen bersejarah ini.

Misi Dakwah Kultural di Atas Roda

Ketua PDM Boyolali, Ali Muchson, menegaskan bahwa BikersMu Boyolali merupakan ikhtiar nyata dalam memperluas jangkauan syiar Islam. Anggota komunitas ini mengemban misi besar untuk menjadi teladan nyata di jalan raya. Mereka wajib menjadi pelopor keselamatan berkendara di lingkungan masyarakat.

“BikersMu harus menjadi pelopor keselamatan berkendara, serta mengimplementasikan nilai Islam berkemajuan,” tutur Ali Muchson.

Tokoh ulama Boyolali itu juga menambahkan sebuah pesan penting. Setiap agenda touring komunitas tidak boleh sekadar menjadi ajang hura-hura. Sebaliknya, perjalanan tersebut harus membawa dampak sosial dan nilai kemanfaatan yang nyata bagi umat.

Fokus Edukasi Safety Riding dan Filantropi

Menanggapi arahan tersebut, Ketua BikersMu Boyolali terpilih, Abdul Malik Karim Amrulloh, langsung menyatakan komitmen penuhnya. Organisasi ini akan bergerak cepat menyusun program kerja yang menyentuh masyarakat bawah. Pihaknya berjanji akan terus memegang teguh Khittah Muhammadiyah.

Rencana strategis pun telah matang di tangan jajaran pengurus baru. Komunitas motor Muhammadiyah ini berfokus pada program edukasi safety riding ke sekolah-sekolah setempat. Selain itu, mereka siap menggandeng Lazismu untuk menyalurkan bantuan filantropi dan menggelar bakti sosial.

Gerakan taktis ini memanen apresiasi luas karena mampu merangkul generasi muda secara adaptif. Setelah prosesi pelantikan usai, seluruh hadirin menikmati hiburan budaya yang unik. Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PWM Jateng menyuguhkan pementasan wayang kulit sebagai acara pemungkas malam itu.

Kontributor: Afif Fatoni
Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://middlepassage.dei.uc.pt/https://privacycolab.dei.uc.pt/https://cmd.dei.uc.pt/https://henrique.dei.uc.pt/
https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://simseam.ft.uns.ac.id/https://sipil.ft.uns.ac.id/slot gacorhttps://aku.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/slot gacorhttps://akperstg.ac.id/https://fisip.uisu.ac.id/https://web.pn-sidrap.go.id/
https://hormon-osteoporosezentrum.de/judi bolahttps://saopaulodeolivenca.am.gov.br/slot gacorzonawin777zonawin777Pkv games