Fokus Konservasi Pesisir Cilacap, Mahasiswa HW STIEMC Rombak Paradigma Kepanduan
PWMJATENG.COM, CILACAP – Mahasiswa STIE Muhammadiyah Cilacap melalui Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (GK HW) berkomitmen menjadikan isu lingkungan sebagai program utama, dengan fokus khusus pada aksi nyata konservasi pesisir Cilacap yang berdampak luas bagi masyarakat.
Ketua Umum terpilih GK HW STIEMC, Wildan Ma’ruf Budiyono, menegaskan pergeseran paradigma kepanduan di lingkungan kampus. Ia ingin mengubah pandangan bahwa Hizbul Wathan bukan sekadar organisasi yang terpaku pada kegiatan baris-berbaris atau berkemah.
“Kami akan mengarahkan kader-kader HW untuk menjadi pelopor dalam kedisiplinan, pembentukan karakter mahasiswa yang berakhlak mulia serta aktif dalam mengawal isu-isu lingkungan di kampus,” ujar Wildan Ma’ruf Budiyono.
Ia berharap HW menjadi wadah yang melahirkan problem solver bagi dinamika mahasiswa masa kini. Mahasiswa harus mampu mengidentifikasi masalah, menganalisis akar penyebab, hingga mengeksekusi solusi yang efektif.
Fokus pada Konservasi Pesisir Cilacap
Langkah konkret organisasi ini menyasar tantangan nyata di wilayah Kabupaten Cilacap. Wildan menjelaskan bahwa kader HW akan turun langsung ke akar rumput guna menjawab tantangan lingkungan yang ada.
“Aksi konservasi atau penghijauan di wilayah pesisir pantai Cilacap menjadi prioritas, karena Pandu HW harus hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan,” tegas Wildan.
Selain aksi lingkungan, organisasi ini merencanakan program tanggap bencana dan edukasi kepanduan di sekolah-sekolah. Mereka menyasar qobilah di tingkat sekolah dasar hingga menengah sebagai bentuk pengabdian berkelanjutan.
Harapan Kampus bagi Gerakan Mahasiswa
Wakil Ketua II STIEM Cilacap, Eri Kristanto, memberikan dukungan penuh terhadap visi baru tersebut. Ia menekankan agar program kerja ke depan tidak terjebak dalam rutinitas formalitas yang menjemukan.
“HW harus mampu mengintegrasikan program-programnya dengan isu-isu lingkungan, seperti penanganan sampah di pesisir pantai atau upaya mitigasi kerawanan bencana,” jelas Eri Kristanto.
Menurutnya, integrasi isu lingkungan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan akan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui kolaborasi strategis ini, HW diharapkan menjadi unit kegiatan yang membawa perubahan positif bagi Kabupaten Cilacap secara luas.
Kontributor: Wasis
Editor: Alafasy



