Kolom

5 Kriteria Memilih Pasangan dalam Islam: Panduan Mencari Jodoh yang Berkah

Oleh: Hanif Sidiq Aryanto (MTT PCM Kemranjen Banyumas)

Menikah bukan sekadar menyalurkan hasrat atau memenuhi kebutuhan biologis antara pria dan wanita. Lebih dari itu, pernikahan adalah sebuah ibadah paling panjang dalam kehidupan seorang manusia. Karena sifatnya yang sakral, Islam memberikan panduan komprehensif bagi umatnya dalam memilih pasangan hidup.

Pentingnya menjaga pernikahan digambarkan dalam Al-Qur’an sebagai mitsāqan ghalīẓan atau perjanjian yang sangat kuat (QS. An-Nisa: 21). Bahkan, setan berusaha dengan segala daya upaya untuk memecah belah hubungan suami istri karena dianggap sebagai fitnah yang besar (HR. Muslim no. 2813).

Agar rumah tangga Anda menjadi benteng kehormatan dan ladang pahala, berikut adalah 5 kriteria memilih pasangan menurut Islam yang perlu Anda perhatikan.

1. Utamakan Agamanya sebagai Prioritas

Agama adalah fondasi utama. Harta bisa habis, keturunan tidak menjamin kebahagiaan, dan kecantikan fisik akan pudar seiring waktu. Namun, agama adalah cahaya yang akan terus menerangi rumah tangga sepanjang hayat.

Dalam memilih pasangan, Allah SWT berfirman:

“Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik sebelum mereka beriman… Mereka mengajak ke neraka, sedangkan Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya…” (QS. Al-Baqarah: 221).

Rasulullah ﷺ juga memberikan arahan praktis:

“Wanita dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah yang beragama, niscaya engkau akan beruntung.” (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Cari yang Sekufu (Sepadan)

Dalam kitab Al-Mughni, Ibnu Qudamah menjelaskan bahwa kafā’ah atau kesepadanan berkaitan dengan pemahaman agama. Imam Malik berpendapat bahwa kesepadanan yang paling utama dalam pernikahan adalah dalam hal agama.

Pernikahan yang dibangun di atas pemahaman iman yang sama akan jauh lebih kokoh. Suami dan istri akan saling menolong dalam ketaatan, menguatkan dalam kesabaran, dan menuntun satu sama lain menuju ridha Allah SWT.

3. Hindari Proses “Pacaran” yang Keliru

Sebagian orang menganggap pacaran sebagai proses saling mengenal. Namun, secara syariat, hal ini berisiko mendekati zina. Islam mengajarkan untuk menjaga kehormatan dengan menghindari khalwah (berduaan dengan bukan mahram) karena setan akan menjadi orang ketiga di antara mereka (HR. Ahmad dan Tirmidzi). Gunakanlah proses perkenalan yang sesuai syariat (seperti taaruf) agar hubungan diawali dengan keberkahan, bukan kemaksiatan.

4. Pilih yang Berakhlak Mulia dan Penyayang

Tujuan pernikahan adalah menciptakan ketenteraman (sakinah). Oleh karena itu, carilah pasangan yang memiliki mawaddah (rasa kasih) dan rahmah (sayang) (QS. Ar-Rum: 21).

Tolok ukur kebaikan seseorang dapat dilihat dari bagaimana ia bersikap kepada keluarganya. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.” (HR. Tirmidzi).

5. Jangan Menunda Jika Sudah Bertemu

Jika seseorang yang Anda ridhai agama dan akhlaknya datang, janganlah menunda-nunda pernikahan karena standar yang terlalu tinggi. Ibarat pepatah, “pilih-pilih tebu boleng”—terlalu pemilih justru bisa membuat kita kehilangan kesempatan mendapatkan orang yang tepat.

Rasulullah ﷺ berpesan:

“Apabila datang kepada kalian seseorang yang kalian ridai agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah dia. Jika tidak kalian lakukan, akan terjadi fitnah di bumi dan kerusakan yang luas.” (HR. Tirmidzi no. 1084).

Kesimpulan

Memilih pasangan bukanlah tentang mencari sosok yang sempurna, melainkan mencari seseorang yang memiliki komitmen untuk beribadah kepada Allah SWT. Dengan memilih berdasarkan agama dan akhlak, Anda telah meletakkan batu pertama bagi rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah.

Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *