Berita

Kawal SATUMU, PWM Jawa Tengah Fokuskan KKN Tematik pada Digitalisasi Organisasi

PWMJATENG.COM, SEMARANG – Delapan perguruan tinggi di bawah naungan Muhammadiyah Jawa Tengah akan menjalankan KKN Tematik. Mereka mengarahkan program ini untuk mengawal aktivasi platform SATUMU sekaligus memperkuat kinerja organisasi. Langkah ini menjadi upaya strategis PWM Jawa Tengah dalam menciptakan tata kelola yang lebih profesional dan modern.

Mengawal Digitalisasi Persyarikatan

Mahasiswa akan mendampingi aktivasi sistem digital SATUMU secara intensif di tingkat cabang dan ranting. Inisiatif ini mempermudah integrasi sistem di seluruh level persyarikatan. Sebagai hasilnya, Muhammadiyah Jawa Tengah kini memiliki landasan kuat untuk modernisasi tata kelola.

“Program KKN Tematik ini menjadi langkah strategis bagi terwujudnya tata kelola Muhammadiyah yang maju, profesional, dan modern di semua level, khususnya di Jawa Tengah,” ujar Prof. Dr. apt. Muhammad Da’i, M.Si., Ketua BOMK PWM Jawa Tengah.

Selain itu, mahasiswa akan membantu pelatihan aktivasi sistem KTAM di tingkat bawah. Mereka juga akan mendampingi warga persyarikatan agar layanan digital ini berjalan optimal.

Sinergi Perguruan Tinggi Muhammadiyah

PWM Jawa Tengah mendorong peran Center of Excellence (CoE) dari setiap Karesidenan dalam mendampingi PDM. CoE akan menyiapkan minimal 10 orang untuk mengikuti Training of Trainers (ToT) SATUMU. Setelah pelatihan selesai, para peserta akan menjamin pelaksanaan program berjalan efektif di lapangan.

“Sinergi luar biasa ini diharapkan mampu mengawal program-program maupun Key Performance Indicator (KPI) yang sudah dicanangkan di masing-masing daerah,” tambah Prof. Dr. apt. Muhammad Da’i, M.Si.

Lebih lanjut, CoE juga bertanggung jawab mengoordinasikan rapat dengan PDM terkait. Di sisi lain, setiap perguruan tinggi memiliki wewenang penuh untuk menetapkan standarisasi penilaian bagi mahasiswanya.

Kontributor: Medkom PWM Jateng
Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *