Gandeng BSN, Festival Literasi UNIMMA 2026 Dorong Mahasiswa Melek Karya Ilmiah

PWMJATENG.COM, Magelang — Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Magelang sukses menggelar Festival Literasi UNIMMA 2026. Acara tahunan ini mengusung tema “Dari Literasi ke Karya: Menguatkan Budaya Akademik melalui Membaca dan Penulisan Ilmiah”.
Pihak kampus membuka festival ini bertepatan dengan momen Hari Buku Nasional 2026. Melalui kolaborasi bersama Badan Standardisasi Nasional (BSN), acara berlangsung meriah di Aula Fakultas Ilmu Kesehatan Kampus 2 UNIMMA pada Selasa (19/5).
Ketua Panitia, Yunda Sara Sekar Arum, S.I.P., menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang pengembangan literasi yang aplikatif. Oleh karena itu, panitia merancang program yang tidak sekadar edukatif, tetapi juga berdampak nyata bagi mahasiswa.
“Kami ingin mendorong mahasiswa agar tidak hanya gemar membaca. Namun, mereka juga harus mampu menuangkan gagasan dalam bentuk penulisan karya ilmiah,” ujar Yunda.
Ragam Program Edukatif di Perpustakaan UNIMMA
Selanjutnya, panitia menghadirkan rangkaian kegiatan yang sangat variatif untuk memanjakan pengunjung. Mahasiswa dapat mengikuti Seminar Literasi, Klinik Literasi, hingga Library Class. Selain itu, Perpustakaan UNIMMA juga membagikan penghargaan bagi pengunjung aktif serta menggelar ajang bibliobattle.
Melalui seluruh program tersebut, kampus berharap keterlibatan sivitas akademika dalam aktivitas literasi dapat meningkat tajam. Yunda juga menambahkan bahwa perpustakaan memiliki peran yang sangat strategis sebagai pusat sumber belajar.
Oleh sebab itu, perpustakaan kini bertindak sebagai fasilitator utama untuk mengasah keterampilan membaca kritis mahasiswa. Akibatnya, ekosistem akademik di kampus akan tumbuh lebih produktif.
Kerja Sama Strategis BSN dan Peresmian SNI Corner
Sebagai acara pembuka, narasumber menyampaikan materi dalam Seminar Literasi Standardisasi. Diskusi bertajuk “Literasi Standar (SNI) dalam Kehidupan Sehari-hari: Membangun Generasi Sadar Mutu” ini menarik perhatian ratusan peserta.
Acara tersebut menghadirkan Kepala Pusat Data dan Informasi BSN, Zul Amri, serta Kepala Perpustakaan UNIMMA, Atin Istiarni, M.IP. Di samping seminar, kedua instansi juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKs) terkait pengelolaan literasi standar SNI.
Kehadiran program baru ini langsung mendapat apresiasi positif dari para mahasiswa yang hadir. Juni Setya, salah satu peserta, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru mengenai pentingnya standardisasi mutu.
“Kegiatannya sangat menarik karena literasi ternyata tidak hanya soal membaca buku biasa. Sekarang saya jadi lebih paham mengenai pentingnya penerapan standar SNI,” ungkap Juni.
Akhirnya, melalui agenda besar ini, UNIMMA kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya akademik yang kritis. Kampus berharap akselerasi ini mampu memicu lahirnya berbagai karya ilmiah baru yang berkualitas tinggi.
Kontributor: Arina Husnia
Editor: Alafasy



