Tuan Rumah Kongres Nasional, UNIMUS Kawal Mutu Pendidikan Teknologi Laboratorium Medik

PWMJATENG.COM, SEMARANG – Asosiasi Institusi Perguruan Tinggi Teknologi Laboratorium Medik Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (AIPTeLMMA) sukses menyelenggarakan agenda akbar di Kota Semarang. Kampus unimus secara resmi menjadi tuan rumah penyelenggaraan kongres nasional ke-3 yang berlangsung pada 15–17 Mei 2026. Pertemuan strategis ini mempertemukan puluhan delegasi perguruan tinggi muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dari seluruh penjuru Indonesia.
Forum ilmiah ini berfungsi sebagai wadah konsolidasi untuk merumuskan arah masa depan bidang teknologi laboratorium medik (TLM). Melalui kolaborasi erat ini, para pengelola institusi berkomitmen penuh meningkatkan standar mutu lulusan tenaga kesehatan. Selain itu, mereka juga berdiskusi intensif mengenai langkah taktis dalam memperkuat posisi daya saing program studi di pasar kerja.
Sinergi Kuat Perguruan Tinggi Muhammadiyah
Wakil Rektor II UNIMUS, Dr. Hardiwinoto, M.Si., membuka acara secara resmi di Aula Gedung Kuliah Bersama (GKB) III. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan besar yang menempatkan unimus sebagai pusat pelaksana kegiatan. Langkah ini sejalan dengan visi besar persyarikatan untuk terus membangun fondasi kemanusiaan lewat jalur pendidikan tinggi.
Oleh karena itu, forum ini harus mampu melahirkan berbagai pemikiran modern yang adaptif terhadap sains dan teknologi. Ke depan, penguatan aspek riset serta pengabdian masyarakat wajib menjadi fokus utama setiap pengurus. Melalui komitmen bersama ini, kontribusi nyata PTMA bagi sektor kesehatan publik bakal semakin terasa dampaknya oleh masyarakat luas.
Fokus Utama Akreditasi Program Studi Kesehatan
Sementara itu, Ketua AIPTeLMMA terpilih, Herlisa Anggraini, menilai sinergi antarlembaga menjadi kunci utama dalam memenangkan persaingan global. Apalagi, kampus unimus saat ini sudah memiliki ekosistem pendidikan teknologi laboratorium medik yang sangat komprehensif. Institusi ini menyediakan jenjang pendidikan lengkap mulai dari Diploma III, Sarjana Terapan (D4), hingga Magister Ilmu Laboratorium Klinis (S2).
Selama sesi ilmiah berlangsung, para peserta menerima pembekalan intensif mengenai teknik pemenuhan target mutu internal. Perwakilan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Fitri Arofiati, Ph.D., hadir membedah strategi penguatan tata kelola institusi. Di sisi lain, Wakil Rektor I UNIMUS, Prof. Dr. Budi Santosa, membagikan kiat taktis pengisian instrumen akreditasi program studi berbasis 8 kriteria.
Kepemimpinan Baru untuk Penguatan Kompetensi Global
Agenda besar ini turut mengundang pakar kesehatan nasional seperti Guru Besar Prof. Dr. Sri Darmawati. Hebatnya lagi, ratusan utusan dari daerah jauh seperti Gorontalo, Makassar, Pontianak, hingga Palangkaraya ikut ambil bagian secara aktif. Kehadiran para delegasi tersebut menegaskan solidnya jaringan pendidikan kesehatan di bawah naungan persyarikatan.
Pada akhir acara, sidang pleno secara mufakat kembali memilih Herlisa Anggraini untuk memimpin lini organisasi periode berikutnya. Melalui kepengurusan baru ini, asosiasi optimis mampu membawa seluruh prodi TLM meraih predikat unggul. Alhasil, momentum di kampus unimus ini sukses meletakkan batu pijakan penting bagi transformasi mutu pelayanan kesehatan di Indonesia.
Kontributor: Humas
Editor: Ayma



