Inovasi Herbal Mahasiswa: Fakultas Kedokteran UMP Sulap Perayaan Milad Menjadi Ajang Jamu Inovatif
PWMJATENG.COM, PURWOKERTO – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sukses menggebrak panggung akademik melalui perhelatan Medico Fair 2026. Oleh karena itu, mereka sengaja memanfaatkan momentum hari jadi institusi untuk memamerkan beragam produk inovasi herbal mahasiswa kepada publik luas. Langkah berani pada Kamis (25/6/2026) lalu tersebut sekaligus mempertegas identitas FK UMP sebagai pusat keunggulan medis berbasis hayati.
Sementara itu, agenda akbar ini berlangsung meriah dengan mengombinasikan peluncuran mahasiswa baru Angkatan 125 dan pemberdayaan pelaku UMKM lokal. Pihak panitia juga menggelar lomba kreasi jamu antargenerasi untuk merangsang kreativitas riset terapan mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini bertujuan membangun ekosistem pendidikan kedokteran yang selaras dengan kekayaan alam Indonesia.
Di sisi lain, Wakil Dekan III FK UMP, Dr. dr. Muhammad Fadhol Romdhoni, M.Si., memaparkan kesiapan infrastruktur pendukung milik kampus. Selanjutnya, ia memastikan pihak fakultas telah menyediakan pasokan tanaman obat bermutu, tenaga ahli kompeten, hingga laboratorium formulasi produk. Integrasi hulu-hilir tersebut terbukti ampuh menarik minat calon mahasiswa baru dari berbagai daerah.
Kejar Target Pengakuan Internasional Lewat Forum IHMC 2
Kemudian, Dekan Fakultas Kedokteran UMP, Dr. dr. M. Mansur Romi, S.U., PA(K), meluruskan pandangan umum mengenai perayaan milad tahunan ini. Dengan demikian, ia menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar agenda seremoni seremonial belaka. Selaras dengan hal itu, Medico Fair menjadi batu loncatan strategis dalam menyambut hajatan besar Road to International Herbal Medicine Conference (IHMC) 2.
“Kami terus mendorong pengaplikasian visi herbal ini agar mendapat pengakuan penuh di tingkat global,” cetus Dr. Mansur Romi penuh optimisme.
Oleh sebab itu, manajemen fakultas gencar menggalang kolaborasi riset internasional bersama sejumlah mitra universitas luar negeri. Hasilnya, mutu akademis kampus kian melesat dan memicu kedatangan banyak perguruan tinggi mitra untuk menimba ilmu ke Purwokerto. Meskipun demikian, konsistensi uji kompetensi kelulusan dokter muda tetap menjadi prioritas utama tata kelola internal.
Apresiasi Rektor Terhadap Mutu Lulusan Dokter Muda
Sebab, Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, menilai performa fakultas kedokteran berlari sangat cepat walaupun usianya tergolong masih muda. Pada akhirnya, keberhasilan mempertahankan presentasi kelulusan dokter yang tinggi menjadi bukti sahih komitmen mutu UMP. Bahkan, ia meyakini bahwa dokter masa depan jebolan Purwokerto memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
“Saya berharap seluruh sivitas akademika terus menjaga api inovasi dan kolaborasi siber ini,” pungkas Prof. Jebul Suroso.
Sebagai bukti nyata dari keberhasilan acara, sejumlah stan UMKM mitra sukses meraup keuntungan berlipat selama pameran berlangsung. Produk jamu botolan hasil racikan orisinal mahasiswa juga mendapat testimoni positif dari para dokter senior. Pada akhir cerita, lompatan kreatif melalui inovasi herbal mahasiswa ini sukses mengantarkan reputasi Fakultas Kedokteran UMP selangkah lebih dekat menuju panggung medis internasional.
Kontributor: Chy
Editor: Ayma



