Berita

Inovasi KKN UMS: Cara Mencegah Anemia pada Remaja Lewat Website Check Your Hb

PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Kelompok 26 Mahasiswa KKN Tematik FIK Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menciptakan inovasi digital baru. Mereka meluncurkan website “Check Your Hb” di Desa Siwal, Baki, Sukoharjo, Selasa (30/6/2026). Platform ini hadir sebagai langkah nyata dan cara mencegah anemia pada remaja melalui digitalisasi layanan kesehatan.

Tim mahasiswa mengembangkan inovasi ini bersama Posyandu Remaja Lestari. Program tersebut mengintegrasikan edukasi kesehatan dengan sistem pencatatan medis yang modern. Melalui langkah tersebut, kesadaran remaja terhadap bahaya kekurangan darah diharapkan dapat meningkat secara signifikan.

Ketua Kelompok KKN, Adib Diva Saputra, menegaskan bahwa masalah kurang darah masih mengancam produktivitas generasi muda, khususnya remaja putri. Oleh karena itu, masyarakat membutuhkan sistem pemantauan yang cepat dan berkelanjutan.

“Kami ingin memberikan solusi jangka panjang untuk posyandu. Website Check Your Hb ini mempermudah kader mencatat riwayat kesehatan remaja secara digital dan akurat,” ujar Adib.

Edukasi Gejala Anemia dan Pelatihan Kader

Sebelum meluncurkan aplikasi, mahasiswa KKN UMS menggelar penyuluhan kesehatan terlebih dahulu. Mereka membagikan informasi penting mengenai gejala anemia, faktor risiko, hingga dampak buruknya terhadap prestasi belajar. Selain itu, para remaja juga menerima edukasi mengenai pentingnya konsumsi tablet tambah darah.

Setelah penyuluhan selesai, kader posyandu langsung mengikuti pelatihan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb). Mahasiswa melatih mereka menggunakan perangkat GCUHb secara mandiri. Langkah ini bertujuan agar para kader dapat menjalankan pemeriksaan berkala tanpa ketergantungan pada tenaga medis luar.

Digitalisasi Posyandu Melalui Aplikasi Cek Hb

Website “Check Your Hb” menjadi luaran utama dari pengabdian masyarakat ini. Melalui platform tersebut, kader posyandu dapat memasukkan identitas data fisik serta hasil cek darah digital peserta. Sistem otomatis ini langsung menyimpan rekam medis digital secara rapi dan aman.

Teknologi ini hadir menggantikan sistem pencatatan buku manual yang rawan rusak. Sekarang, evaluasi kesehatan berkala di tingkat desa menjadi jauh lebih efisien. Pemerintah desa pun dapat memantau grafik kesehatan remaja mereka secara real-time.

Dosen Pembimbing Lapangan, Adnan Faris Naufal, S.Fis., M.Bmd. dan Aktif Cahyaning Tyas, S.KM., M.K.M., terus mengawal program ini. Mereka berharap sistem digital tersebut menjadi role model bagi posyandu remaja di daerah lain sebagai cara mencegah anemia pada remaja yang efektif dan berkelanjutan.

Kontributor: Fika
Editor: Ayma

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://middlepassage.dei.uc.pt/https://privacycolab.dei.uc.pt/https://cmd.dei.uc.pt/https://henrique.dei.uc.pt/https://hormon-osteoporosezentrum.de/
https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://aku.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/https://akperstg.ac.id/
zonawin777zonawin777