UMS dan Telkom University Ciptakan Aplikasi Informasi Makanan Bergizi

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Tim kolaborasi riset Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Telkom University menciptakan inovasi edukasi gizi digital terbaru. Mereka melakukan uji coba aplikasi Informasi Makanan Bergizi (IMB) berbasis Augmented Reality (AR) di SMP Negeri 5 Boyolali pada Senin (12/5). Kegiatan ini bertujuan mengukur tingkat kepuasan dan pengalaman pengguna dalam memahami kandungan gizi melalui teknologi.
Ayu Khoirotul Umaroh dari UMS memimpin langsung penelitian kolaboratif ini bersama tim ahli dari Telkom University. Pengembangan media pendidikan kesehatan tersebut merupakan respons terhadap kebutuhan teknologi bagi kelompok remaja. Dengan demikian, para siswa dapat mempelajari pola makan sehat dengan cara yang jauh lebih interaktif.
Uji Coba Teknologi Augmented Reality (AR)
Tim peneliti melibatkan 21 siswa dalam tahap awal pengujian aplikasi IMB berbasis AR. Peserta terbagi menjadi dua kelompok untuk membandingkan tingkat kemudahan penggunaan aplikasi secara mandiri maupun terarah. Selain itu, tim memantau interaksi siswa secara mendalam melalui catatan observasi dan rekaman aktivitas.
Setelah pengujian selesai, para siswa mengisi kuesioner evaluasi menggunakan metode standar industri teknologi. Hasil penilaian ini akan menjadi acuan penting untuk menyempurnakan fitur-fitur di dalam aplikasi. Oleh karena itu, masukan dari para pelajar sangat berharga untuk meningkatkan efektivitas edukasi gizi digital ke depan.
Dampak Positif Bagi Pendidikan Kesehatan
Ayu Khoirotul Umaroh berharap aplikasi IMB dapat memberikan manfaat bagi masyarakat umum secara luas. Pemanfaatan teknologi AR diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan gizi para pelajar secara signifikan. Selain itu, riset ini memberikan pengalaman berkesan bagi siswa dalam memanfaatkan smartphone untuk hal produktif.
Kolaborasi ini juga melibatkan mahasiswa pendamping untuk memastikan seluruh proses instalasi berjalan lancar. Herry Irawan dan Akhmadi dari Telkom University menekankan pentingnya pengembangan pendidikan berbasis teknologi. Melalui sinergi antarperguruan tinggi, inovasi kesehatan ini siap menjadi solusi masa depan bagi generasi muda Indonesia.
Kontributor: Fika
Editor: Ayma



