Program Mubaligh Hijrah UAD Semarakkan Ramadan di Girisubo Gunungkidul

PWMJATENG.COM, GUNUNGKIDUL — Program Mubaligh Hijrah Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyemarakkan Ramadan 1447 H di Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, melalui rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang berlangsung pada 11 Februari hingga 13 Maret 2026.
Laporan kegiatan ini ditulis oleh mahasiswa UAD, Renita Ardianti, yang turut mendokumentasikan berbagai aktivitas selama program berlangsung. Program Mubaligh Hijrah menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus sarana melatih kemampuan berdakwah, kepedulian sosial, dan kedewasaan spiritual.
Sebanyak 30 mahasiswa diterjunkan ke wilayah Girisubo sejak sepekan sebelum Ramadan. Mereka ditempatkan di 10 masjid yang tersebar di sejumlah dusun, salah satunya Masjid Al-Barokah, Dusun Gangsalan Kidul.
Sebelum program dimulai, mahasiswa terlebih dahulu berkoordinasi dengan takmir masjid, tokoh masyarakat, kepala dusun, ketua RT, serta remaja setempat untuk menyusun kegiatan sesuai kebutuhan warga.
Mahasiswa UAD Aktif di Masjid dan Sekolah
Sejak pra-Ramadan, mahasiswa melaksanakan berbagai kegiatan, seperti kerja bakti membersihkan lingkungan masjid, pengecatan, menghias masjid, serta melengkapi inventaris yang masih terbatas.
Memasuki Ramadan, aktivitas mahasiswa semakin intensif. Mereka menjadi imam salat tarawih, menyampaikan kultum setelah salat Subuh dan tarawih, serta membantu kegiatan pendidikan di TK ABA Gangsalan dan SMP Muhammadiyah Rongkop.
Mahasiswa juga menginisiasi Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) yang rutin digelar selama Ramadan di wilayah tersebut. Kegiatan ini mendapat respons positif dari anak-anak yang antusias mengikuti pembelajaran.
Materi yang diberikan meliputi pengenalan bahasa Arab dasar, hafalan hadis pendek, sirah nabawiyah, hingga kegiatan kreatif seperti pembuatan mading Islami dan permainan edukatif.
Salah seorang jamaah, Erma Rusfianti, mengungkapkan apresiasinya atas kehadiran mahasiswa UAD. Menurutnya, selama 30 hari pelaksanaan program, masyarakat merasakan banyak perubahan positif, mulai dari meningkatnya kebersihan dan keindahan masjid hingga bertambahnya fasilitas inventaris.
Festival Anak Saleh Hidupkan Kegiatan Keagamaan
Menjelang akhir kegiatan, mahasiswa bersama masyarakat menggelar Festival Anak Saleh bertema “TPA Bangkit Bersama UAD dan PCM Girisubo”. Kegiatan ini diikuti sekitar 300 anak dari berbagai TPA se-Kapanewon Girisubo.
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Girisubo, Wismanto, menyebut festival tersebut menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali kegiatan keagamaan anak-anak yang sempat vakum dalam beberapa tahun terakhir.
Sementara itu, pengurus Masjid Al-Barokah Gangsalan, Eko Sutrisno, menyampaikan terima kasih atas kontribusi mahasiswa UAD. Ia menilai kehadiran mahasiswa membawa semangat baru dalam kegiatan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan generasi muda di lingkungan setempat.
“Mahasiswa melaksanakan kegiatan dengan sangat baik. Kehadiran mereka memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami berharap kebaikan ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya.
Program Mubaligh Hijrah UAD tidak hanya menjadi ajang pengabdian, tetapi juga sarana pembelajaran nyata bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan nilai-nilai keislaman dan kemasyarakatan secara langsung di tengah masyarakat.
Dosen pembimbing, Dr. Ahmad Zaki Annafiri, S.Pd., M.Ed., berharap program-program yang telah dijalankan dapat memberi dampak signifikan terhadap motivasi beribadah warga. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menghidupkan pengajian di masjid bagi lansia, remaja, dan anak-anak.
Editor: Al-Afasy



