Berita

Sukseskan Qurban Rendang Lazismu, Ikhwanushoffa: Inovasi Murni Produk Muhammadiyah

PWMJATENG.COMBanjarnegara – Ribuan jamaah diinstruksikan untuk memelopori gerakan Qurban Rendang Lazismu sebagai wujud ketaatan beragama yang adaptif terhadap perkembangan teknologi pangan. Seruan tersebut menggema dalam pertemuan akbar warga Muhammadiyah di PCM Wanayasa pada Minggu (12/4) pagi.

Ikhwanushoffa menyoroti fenomena sosial di mana umat Islam sering kali rela merogoh kocek dalam untuk resepsi pernikahan atau acara pamitan haji. Namun, antusiasme serupa sering kali meredup saat berhadapan dengan kewajiban zakat atau sedekah yang nilainya jauh lebih kecil.

“Keluar uang 100 juta untuk resepsi panjenengan ikhlas. Bahkan panjenengan tidak punya uang segitu, panjenengan cari-carikan. Lha ini yang jelas perintah agama kok diabaikan begitu saja?” ujar Ikhwanushoffa di hadapan ribuan jamaah PCM Wanayasa.

Keunggulan Qurban Rendang Lazismu

Kesenjangan perilaku ini memicu Lazismu untuk menghadirkan inovasi Qurban Rendang Lazismu. Program ini bertujuan mempermudah masyarakat dalam menyalurkan kurban sekaligus memastikan keberlanjutan manfaatnya bagi penerima.

Berbeda dengan kurban konvensional, inovasi ini mengolah daging menjadi rendang siap saji dalam kemasan kaleng. Format ini menjawab tantangan distribusi di daerah pelosok yang sering kali terhambat masalah penyimpanan daging segar.

“Sekarang Lazismu ada qurban rendang. Ini inovatif, awet hingga dua tahun, mudah dibawa ke mana-mana, siap saji, dan ini murni produk Muhammadiyah,” tegasnya saat menjelaskan keunggulan Rendangmu.

Solusi Kurban untuk Lansia dan Pelosok

Ikhwanushoffa menceritakan kisah nyata tentang seorang kakek dan nenek yang hidup tanpa fasilitas kulkas. Kondisi tersebut membuat pemberian daging kurban mentah sebanyak 2 kg menjadi beban karena harus dipanaskan berkali-kali setiap hari.

Melalui inovasi kurban Muhammadiyah, daging yang telah terolah menjadi rendang dapat disimpan dalam jangka waktu lama. Hal ini memungkinkan manfaat ibadah kurban terasa hingga berbulan-bulan setelah Iduladha berakhir.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk menyukseskan program ini. “Lebih baik lagi panjenengan ajak tetangga, ajak sanak saudara, ajak teman untuk bisa ikut Qurban rendang Lazismu,” tutupnya di akhir kajian.

Kontributor: Rizky Maradona
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/