Membeludak! 500 Jamaah Muhammadiyah Padati Masjid An-Nur Colomadu

PWMJATENG.COM, Karanganyar – Sebanyak 500 jamaah Muhammadiyah memadati Masjid An-Nur SMP Muhammadiyah 7 Colomadu dalam agenda silaturahmi dan Turun Bawah (Turba), Selasa (10/6/2026). Momentum ini menjadi simbol kebangkitan dakwah di Colomadu sekaligus penegasan komitmen organisasi untuk memakmurkan masjid sebagai pusat aktivitas keumatan.
Antusiasme jamaah dalam kegiatan Turun Bawah (Turba) ini menjadi sinyal positif kebangkitan dakwah Muhammadiyah di tingkat cabang. Masjid An-Nur yang menjadi pusat acara tidak mampu menampung luapan warga yang datang dari berbagai ranting dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Colomadu. Fenomena ini diharapkan tidak berhenti sebagai keramaian sesaat, melainkan menjadi pemantik semangat ibadah yang berkelanjutan.
Komitmen Memakmurkan Masjid Pasca-Acara
Ketua PDM Karanganyar, Muhammad Arif Babheir, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa esensi dari pertemuan besar ini adalah keberlanjutan aktivitas masjid. Beliau menginstruksikan seluruh jajaran pengurus untuk segera menyusun program yang mampu menjaga konsistensi jamaah. Dengan demikian, masjid akan tetap ramai dengan kegiatan produktif meskipun rangkaian acara formal telah berakhir.
“Acara ini adalah untuk memberikan suntikan agar dapat meramaikan dan memakmurkan masjid setelah acara ini diadakan,” ujar Muhammad Arif Babheir di hadapan jamaah yang memadati area Masjid An-Nur Colomadu.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PCM Colomadu, Seno Arianto, S.E., mengapresiasi kehadiran ratusan jamaah sebagai bentuk ukhuwah yang solid. Ia berharap energi positif yang terbangun dalam kajian iftar ini dapat menggerakkan roda organisasi di tingkat akar rumput dengan lebih masif.
Edukasi dan Kepedulian Sosial
Selain penguatan syiar, agenda Turba ini juga diisi dengan pembekalan karakter oleh Ustadz Asrori. Beliau menekankan bahwa kesuksesan umat Islam sangat bergantung pada semangat belajar dan rasa ingin tahu yang tinggi. Di sisi lain, kepedulian sosial juga ditunjukkan melalui penyerahan bakti guru kepada para pendidik Wiyata Bakti (WB) di lingkungan Colomadu.
“Semoga tetap istiqamah memakmurkan masjid dan menggerakkan roda organisasi di Colomadu, serta tetap semangat dan bergembira,” tambah Seno Arianto.
Melalui integrasi antara mobilisasi massa, edukasi karakter, dan aksi sosial, PDM Karanganyar optimis bahwa Masjid An-Nur akan bertransformasi menjadi pusat peradaban Islam yang unggul di wilayah Colomadu.
Kontributor : Yonanda S. W.
Editor: Al-Afasy



