Berita

Isi Tarawih di UMPWR, Wabup Purworejo Ajak Mahasiswa Jihad Menuntut Ilmu

PWMJATENG.COM, Purworejo – Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, menyerukan pentingnya strategi Jihad Menuntut Ilmu di hadapan ratusan mahasiswa dan dosen Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR), Rabu (11/3/2026). Dalam ceramah Tarawih malam ke-23 Ramadan tersebut, ia menegaskan bahwa perjuangan di jalan Allah saat ini dapat diwujudkan melalui kesungguhan dalam menguasai ilmu pengetahuan demi kemaslahatan bangsa.

Dion Agasi Setiabudi menegaskan bahwa jihad tidak selamanya identik dengan perjuangan fisik. Di hadapan jamaah Masjid Kampus, beliau memaparkan bahwa kesungguhan dalam belajar merupakan bentuk pengabdian nyata kepada Allah SWT. Oleh karena itu, mahasiswa harus memandang bangku kuliah sebagai medan perjuangan untuk kemaslahatan umat.

Redefinisi Jihad di Era Modern

Dion mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus memperluas wawasan tanpa batas. Beliau berpendapat bahwa penguasaan ilmu pengetahuan akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar bagi masyarakat dan bangsa. Maka dari itu, semangat Jihad Menuntut Ilmu harus menjadi napas utama dalam setiap aktivitas akademik di kampus.

“Jihad itu salah satunya adalah dengan menuntut ilmu seluas-luasnya. Dengan ilmu, kita bisa memberi manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan bangsa,” ungkap Dion Agasi Setiabudi saat menyampaikan tausiyah.

Selain itu, ia membagikan kisah inspiratif tentang pentingnya menanamkan semangat belajar sejak dini. Beliau menekankan bahwa perjuangan di jalan Allah bisa dimulai dari hal kecil, yaitu rasa ingin tahu yang besar. Dengan demikian, proses belajar sepanjang hayat menjadi kunci utama dalam membangun peradaban yang lebih baik.

Membangun Peradaban Lewat Pendidikan

Dalam ceramah tersebut, Dion juga mengingatkan para mahasiswa agar tidak pernah merasa puas dengan pengetahuan yang mereka miliki. Ilmu yang bermanfaat merupakan bekal paling berharga untuk menjawab tantangan zaman. Oleh karena itu, universitas harus menjadi pusat persemaian nilai-nilai intelektual yang selaras dengan ajaran Islam.

“Jihad tidak selalu dimaknai sebagai perjuangan fisik, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kesungguhan dalam menuntut ilmu dan mengamalkannya,” tegasnya di hadapan ratusan jamaah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Ramadan 1447 H yang rutin diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Purworejo. Melalui kehadiran tokoh publik, kampus berharap dapat memperkuat spiritualitas sekaligus memberikan motivasi belajar yang segar bagi seluruh civitas akademika.

Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/