Berita

Cara Dakwah Digital Alumni MABAS Jangkau Akar Rumput di Era Modern

PWMJATENG.COM, KARANGANYAR – Alumnus MABAS UMS angkatan 2007 menetapkan strategi Dakwah Digital Alumni MABAS sebagai prioritas utama guna memastikan pesan dakwah tetap relevan bagi masyarakat digital. Langkah strategis ini disepakati dalam pertemuan silaturahmi dan buka puasa bersama yang berlangsung pada Rabu (11/3/2026).

Momentum buka puasa bersama ini menjadi ajang konsolidasi untuk menyalakan kembali api dakwah yang mencerahkan. Melalui jaringan silaturahmi di bulan suci, para alumnus berkomitmen memperkuat pilar syiar di tingkat akar rumput dengan sentuhan teknologi. Suasana hangat Ramadan pun menjadi latar belakang lahirnya transformasi dakwah ke platform daring.

Inovasi Konten Melalui Pelatihan Jurnalistik

Ustaz Dwi Jatmiko menekankan pentingnya pengembangan konten melalui platform website dan blog sebagai wujud keberkahan silaturahmi. Selain itu, para alumni berencana menggelar pelatihan dasar jurnalistik dakwah dalam waktu dekat. Hal ini bertujuan agar pesan-pesan keislaman dapat tersampaikan secara profesional dan terstruktur di dunia maya.

“Kedepan bisa jadi akan ada pelatihan dasar jurnalistik untuk dakwah bagi alumnus. Belajar bersama sepanjang hayat,” ujar Ustaz Dwi Jatmiko yang juga merupakan Dai Champions Standardisasi MUI Pusat dalam acara buka bersama tersebut.

Beliau menambahkan bahwa penguasaan literasi digital sangat krusial bagi seorang mubalig masa kini. Maka dari itu, strategi Dakwah Digital Alumni MABAS ini diharapkan mampu membentuk karakter umat melalui konten yang mencerahkan.

Mendukung Visi Kaderisasi Mubalig Unggul

Gerakan ini juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap visi MABAS UMS sebagai pusat pendidikan kader mubalig Muhammadiyah. Integrasi antara penguasaan Bahasa Arab dan keterampilan jurnalistik akan menjadi keunggulan tersendiri. Oleh karena itu, kolaborasi antaralumnus terus diperkuat melalui momen berbagi hidangan berbuka dan sinergi pemikiran.

“Sebagai salah satu alumnus kita sangat mendukung visi Mabas yaitu sebagai pusat pendidikan kader mubalig Muhammadiyah dan pendidikan Bahasa Arab yang Unggul,” terangnya.

Pertemuan yang diakhiri dengan salat berjamaah ini juga menghadirkan perspektif sejarah dari Abdullah Anis, pengurus Masjid Jami’ Assegaf Solo. Kehadiran tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang pengabdian ini semakin memperkaya rencana pengembangan jaringan dakwah digital di masa depan.

Kontributor: Dwi Jatmiko
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/