IPM Jateng Gelar Pleno Diperluas, Siap Kawal Muktamar

0
533

SEMARANG – Minggu (18/09), Pimpinan Wilayah IPM jawa tengah mengadakan Pleno diperluas yang dihadiri oleh Pimpinan Daerah se Jawa tengah di Gedung Dakwah Muhammadiyah Jawa Tengah, Semarang. Agenda yang dilangsungkan sejak sabtu kemari pleno diperluas merupakan salah satu agenda rutin PW IPM JATENG periode 2015 – 2017 sebagai media dalam mengevaluasi pimpinan wilayah di luar arena KONPIDA dan MUSYWIL. Selain itu, Pleno diperluas juga dimaksudkan untuk membahas agenda agenda urgent pimpinan wilayah ipm jawa tengah.
Setidaknya terdapat 4 pleno dalam pleno diperluas ini. Pleno pertama membahas tentang Progres Report daerah dan pimpinan wilayah, pleno dua tentang mekanisme pemberangkatan muktamar, pleno tiga tentang pembahasan isu strategis muktamar dan yang keempat tentang kebijakan pimpinan wilayah terkait penertiban periodesasi dan tuan rumah musywil.
Pleno satu tentang Progres report pimpinan wilayah dan daerah menggambarkan tentang Progres yang sudah dilakukan oleh masing masing pimpinan. Hal ini memiliki beberapa fungsi seperti fungsi kontrol dan fungsi pemberdayaan. Dalam pengantar nya, ketua umum pimpinan wilayah IPM jateng menyampaikan bahwa pleno ini merupakan inti dari pleno diperluas. Membangun kepercayaan dab koordinasi dengan jajaran pimpinan di bawahnya. Harapannya pleno diperluas demikian dapat dilanjutkan sampai dengan pimpinan daerah, cabang dan ranting.
Pleno dua membahas tentang mekanisme pemberangkatan muktamar yang sedianya akan dilaksanakan pada tanggal 12 – 17 Nopember di Samarinda. IPM jawa tengah yang membawahi setidaknya 35 daerah dirasa memiliki kekuatan yang besar dalam berkontribusi menyukseskan agenda muktamar. Hal ini yang mendasari upaya maksimal yang diusahakan pimpinan wilayah ipm jawa tengah dalam memberangkatkan peserta.
Pleno tiga berisi tentang arahan pimpinan wilayah kepada pimpinan daerah dalam mempersiapkan materi yang akan disampaikan dalam arena muktamar. Perhelatan akbar ipm bukan hanya ajang politik yang menentukan penerus kepemimpinan namun juga ajang silatulfikri dalam memikirkan kebijakan terbaik bagi IPM ke depan. Dalam agenda ini, pimpinan wilayah membentuk zona diskusi yang selanjutnya akan dikawal di muktamar. IPM jawa tengah siap kawal dan siap berkontribusi di arena muktamar.
Pleno empat membahas tentang kebijakan pimpinan wilayah diantara nya tentang penertiban periodesasi dan persiapan musyawarah wilayah IPM XXII. Kebijakan penertiban periodesasi ini dimaksudkan sebagai langkah menyamakan periodesasi di tingkat daerah. Periodesasi yang tak sama menjadi salah satu alasab kurang maksimalnya transformasi kebijakan pimpinan wilayah kepada pimpinan daerah. Dengan adanya penertiban ini, diharapkan dapat memaksimalkan fungsi koordinasi pimpinan wilayah dengan pimpinan Daerah. Selanjutnya dalam pleno tersebut juga membahas tentang persiapan musyawarah wilayah ipm jawa tengah. Dalam agenda ini dilakukan pembukaan pendaftaran tuan rumah musywil XXII.
Dari pleno diperluas ini diperoleh beberapa keputusan yang berkaitan dengan kebijakan yang selanjutnya diharapkan menjadikan kinerja IPM yang lebih baik lagi. Tak hanya di tingkat pimpinan wilayah, agenda pleno diperluas rutin ini juga diharapkan dapat dilaksanakan oleh pimpinan daerah dalam berkoordinasi dengan pimpinan cabang dan ranting di luar musyda dan konpicab.

(RAFIKA)