Din Syamsuddin Pidato di Depan Paus Fransiscus dan Tokoh Agama Dunia

0
492

Ketua Dewan Pertimbangan MUI dan mantan Ketum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. KH. Din Syamsuddin (DS) berpidato mewakili Delegasi Muslim pada _Dialogue on Religion and Culture, di Assisi_, Italia, 20 Sep 2016.

Dialog diprakarsai Komunitas Santa Egido, ormas orang awam Katholik sedunia. Hadir pada upacara penutupan dialog itu Paus Fransiscus yg juga memberi sambutan, dan ratusan tokoh dari berbagai agama dunia, termasuk Wakil Syaikh Al-Azhar Kairo, Sekjen Dewan Gereja Sedunia, dan Patriach Gereja-gereja Ortodoks Kristen, serta tokoh-tokoh Buddha, Hindu, dll.

DS dipilih mewakili Delagasi Muslim utk berpidato menyampaikan pesan Islam. Sebelumnya, Paus Fransiscus berkenan menerima bbrp tokoh berbagai agama, Din Syamsuddin dipilih mewakili Islam.

Pada pertemuan yg bersifat privat selama lima menit itu, DS menyampaikan harapan harmoni umat Katholik dan umat Islam. Paus Fransiscus meminta DS utk saling mendoakan.

DS mendapat giliran kedua setelah tokoh gereja Kristen Ortodoks memberi sambutan ttg pesan Islam utk perdamaian dunia, di depan Fransiscus dan ribuan hadirin.

Dlm pesannya DS menyampaikan bbrp pandangan:

– Bhw Islam adalah agama perdamaian, dan misi kerasulan Muhammad SAW adalah menyebarkan perdamaian dan kasih sayang.

– Umat berbagai agama harus bersatu padu bahu membahu menanggulangi peradaban dunia yg rusak parah. Ini adalah tanggung jawab keagamaan yg sejatinya adalah utk umat manusia dan kemanusiaan.

– DS juga menegaskan bhw tdk ada akar dlm agama-agama termasuk Islam bagi tindak kekerasan. Maka, umat berbagai agama harus meniadakan segala bentuk kekerasan, baik fisik, verbal seperti silap fobia thd pihak lain, kekerasan modal, maupun kekerasan negara.

– Di akhir sambutannya DS sambil mengutip Al-Qur’an mengajak umat berbagai agama, khususnya umat Yahudi dan umat Kristiani, utk “berpegang teguh kpd landasan tunggal yg sama _(kalimatun sawa’)_ yakni dgn mengabdi kpd hanya Tuhan Yang Maha Esa dan bekerjasama utk kemaslahatan dunia”.

Sambutan DS mendapat sambutan positif dari banyak pihak, termasuk Paus Fransiscus yg di akhir acara menyampaikan terima kasih kpd DS sambil berjabat tangan terakhir.

Salam dari Assisi. (DS)