Berita

Gali Potensi Curug Lawe dan Dako Tea, Tim PPK Ormawa BEM FIPH UNIMUS Dorong Desa Kalisidi Mandiri

PWMJATENG.COM, SEMARANG — Tim PPK Ormawa BEM FIPH UNIMUS resmi meluncurkan program Kalisidi Cerdas dan Berdaya (KALCER) untuk mengakselerasi literasi digital warga Desa Kalisidi, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Program pemberdayaan masyarakat ini berfokus pada optimalisasi objek wisata Curug Lawe–Benowo serta komersialisasi produk lokal unggulan berupa Dako Tea.

Inisiatif BEM FIPH UNIMUS Desa Kalisidi ini menghadirkan dua ruang belajar utama, yaitu Guita Center dan PUSPPITA. Kedua wadah ini terancang khusus untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Melalui Guita Center, tim mahasiswa memberikan pelatihan intensif pemandu wisata, teknik public speaking, hingga strategi pembuatan konten promosi digital. Peserta langsung mempraktikkan keterampilan komunikasi tersebut di kawasan wisata Curug Lawe–Benowo.

Program Guita Center berhasil mencetak lonjakan kapasitas sumber daya manusia secara signifikan. Jumlah pemuda pemandu wisata terlatih di Desa Kalisidi melesat hingga 400 persen, dari semula 3 orang menjadi 15 orang.

Inovasi Dako Tea dan Digitalisasi UMKM

Sementara itu, ruang PUSPPITA memfokuskan pendampingan pada kelompok perempuan dan ibu-ibu PKK Desa Kalisidi. Wadah ini mengarahkan warga untuk mengolah limbah daun kopi menjadi minuman bernilai jual tinggi bernama Dako Tea.

Ibu-ibu PKK mempelajari seluruh tahapan produksi Dako Tea secara terstruktur. Proses tersebut meliputi pemilahan daun kopi, pengolahan aroma, hingga perancangan kemasan produk yang menarik pasar.

Tidak berhenti pada tahapan produksi, tim UNIMUS Desa Kalisidi juga membekali warga dengan literasi keuangan dan pemasaran digital. Warga kini mampu membuat akun toko online, merancang materi promosi, serta memahami legalitas dasar usaha mikro.

Kolaborasi BEM FIPH UNIMUS Desa Kalisidi ini berhasil menciptakan ekosistem belajar yang produktif dan mandiri. Pemanfaatan teknologi tepat guna tersebut menjadi pijakan kuat bagi warga untuk meningkatkan taraf ekonomi desa secara berkelanjutan.

Kontributor: PPK Ormawa BEM FIPH UNIMUS
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *