Tembus 22 Nasional, SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Jadi Kebanggaan Pendidikan Solo
PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Sejumlah sekolah di Kota Surakarta kembali menggelar ujian berbasis komputer secara serentak. Langkah strategis ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang pihak sekolah demi meningkatkan literasi digital siswa. Melalui sistem terintegrasi tersebut, guru dapat melihat transparansi dan efisiensi penilaian hasil belajar secara seketika (real-time).
Suasana di dalam laboratorium komputer terlihat sangat kondusif sejak sesi pertama dimulai. Seluruh peserta didik tampak fokus menghadap layar monitor masing-masing. Untuk menjaga integritas, tim proktor dan teknisi melakukan pengawasan secara ketat. Pihak sekolah juga menyediakan fasilitas pendukung seperti jaringan internet lokal, pendingin ruangan, dan sekat pembatas meja demi kenyamanan para peserta.
Tantangan Menghadapi Asesmen Nasional
Meskipun persiapannya cukup menantang, pelaksanaan evaluasi digital ini terbukti memangkas penggunaan kertas secara signifikan. Kepala sekolah menyampaikan bahwa adaptasi teknologi ini sangat krusial. Pasalnya, sistem digital seperti ini melatih mental siswa dalam menghadapi tantangan Asesmen Nasional ke depan. Selain itu, platform berbasis daring terbukti meminimalkan potensi kecurangan selama proses ujian berlangsung.
“Kami terus melakukan pemeliharaan perangkat keras dan pembaruan perangkat lunak secara berkala. Langkah antisipasi ini penting agar kami dapat menghindari kendala teknis seperti gagal memuat soal atau putus koneksi server saat hari pelaksanaan tiba,” ujar salah satu teknisi laboratorium.
Kesiapan Simulasi ANBK dan Infrastruktur
Keberhasilan program ini tentu tidak lepas dari integrasi sistem yang baik antara server sekolah dan pusat. Di samping faktor teknologi, kesiapan mental para siswa dalam mengoperasikan perangkat digital menjadi kunci utama kelancaran agenda tahunan ini. Oleh karena itu, sebelum hari H, pihak sekolah telah mengadakan agenda simulasi ANBK beberapa kali guna memastikan seluruh siswa memahami alur masuk aplikasi.
Sebagai referensi tambahan mengenai standar nasional evaluasi pendidikan digital, Anda dapat membaca regulasi resmi melalui tautan luar di laman Kemdikbud Ristek yang mengatur standarisasi asesmen sekolah.
Secara keseluruhan, agenda ujian berbasis komputer untuk evaluasi akhir ini berjalan tanpa hambatan berarti. Pihak sekolah kini berharap hasil capaian akademik siswa tahun ini dapat meningkat tajam. Harapan tersebut seiring dengan semakin baiknya kualitas sistem pembelajaran berbasis teknologi yang mereka terapkan.
Kontributor: Aryanto
Editor: Ayma



