Terobosan 12 Hektare: Muhammadiyah Bangun SMP Konservasi Pertama di Banjarnegara

PWMJATENG.COM, BANJARNEGARA – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sumberejo resmi memulai babak baru dalam dunia pendidikan dengan meletakkan batu pertama pembangunan SMP Konservasi Muhammadiyah, baru-baru ini. Tidak tanggung-tanggung, sekolah yang mengusung konsep penyelamatan lingkungan ini dibangun di atas lahan luas mencapai kurang lebih 12 hektare.
Langkah strategis ini menandai komitmen Muhammadiyah dalam menghadirkan model pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan ekologi.
Ketua Lembaga Studi dan Pengembangan Lingkungan Hidup (LSB) PP Muhammadiyah, Prof. Gunawan Budiyanto, menegaskan pentingnya perspektif konservasi dalam pendidikan. Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang pembentukan peradaban berkelanjutan. “Dengan lahan seluas ini, SMP Konservasi Muhammadiyah di Sumberejo memiliki potensi besar menjadi laboratorium lingkungan yang inspiratif bagi Indonesia,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Dr. Hardi Santosa dari Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah menyatakan bahwa sekolah ini adalah bagian dari penguatan ekosistem pendidikan nasional. “Konsep ini sejalan dengan visi integrasi iman, ilmu, dan amal. Menjaga kelestarian alam adalah bagian dari amanah kekhalifahan manusia di muka bumi,” tambahnya.
Kehadiran sekolah ini disambut penuh rasa syukur oleh warga sekitar. Kepala Desa Sumberejo, Cipto Yuwono, mengapresiasi inisiatif Muhammadiyah yang memilih wilayahnya untuk membangun lembaga pendidikan berkualitas. Keberadaan SMP Konservasi ini diyakini akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas SDM sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Ketua PCM Sumberejo menekankan bahwa sekolah ini dirancang untuk membangun kesadaran ekologis generasi muda sejak dini. Nilai-nilai keislaman akan dipadukan dengan ilmu pengetahuan alam secara praktis di lapangan.
Pembangunan SMP Konservasi Muhammadiyah ini diharapkan menjadi tonggak sejarah baru di Banjarnegara, membuktikan bahwa institusi pendidikan dapat berjalan selaras dengan upaya pelestarian alam demi menghadirkan peradaban yang berkemajuan.
Kontributor: Hendra | Humas
Editor: Al-Afasy



