Bukan Sekadar ‘War Takjil’, Guru SD Muhammadiyah Palur Sabet Juara 1 Vlog PGRI

PWMJATENG.COM, SUKOHARJO – Nuansa Ramadan di Kabupaten Sukoharjo tahun ini semakin semarak dengan lahirnya konten-konten kreatif dari tangan para pendidik. Dyah Siti Fatimah, guru kelas 4A SD Muhammadiyah Palur, sukses meraih Juara 1 kategori Putri dalam lomba vlog yang diselenggarakan oleh PGRI Kabupaten Sukoharjo, Kamis (5/3).
Membawa konsep unik bertema ekonomi kerakyatan, Dyah mengemas aksinya memborong takjil di UMKM lokal menjadi sajian visual yang estetik dan edukatif. Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan Kecamatan Mojolaban sebagai Juara Umum, setelah berhasil menyapu bersih podium pertama di kategori Putra dan Putri.
Perjalanan menuju tangga juara tidaklah instan. Seluruh perwakilan ranting PGRI se-Kabupaten Sukoharjo diwajibkan mengunggah video bertema Ramadan ke media sosial untuk dinilai oleh dewan juri. Video milik Dyah menonjol karena mampu memadukan keceriaan Ramadan dengan dukungan nyata terhadap pedagang kecil.
“Alhamdulillah, kemenangan ini rasanya luar biasa. Bukan sekadar menang ‘war takjil’, tapi menang dalam kebersamaan. Berawal dari rencana sederhana sepulang sekolah, ternyata bisa membawa manfaat luas bagi promosi UMKM lokal,” ungkap Dyah penuh syukur.
Ketua PGRI Kabupaten Sukoharjo, Karsidi, S.Pd., M.Pd, menegaskan bahwa lomba ini membawa misi besar untuk memerangi konten negatif di dunia maya. Menurutnya, guru sebagai figur teladan harus berani tampil mengisi ruang publik dengan narasi yang mencerahkan.
“Kami ingin membiasakan ‘orang-orang baik’—yakni para guru—untuk mengisi dunia maya dengan konten edukatif. Sesuai pesan Menteri Pendidikan, tampilan atau konten yang buruk di media sosial harus dikalahkan dengan tampilan yang baik secara masif,” jelas Karsidi.
Prestasi Dyah Siti Fatimah ini diharapkan menjadi pemantik bagi para guru lain di Sukoharjo untuk terus menjadi agen perubahan di dunia digital. Hal ini membuktikan bahwa pesan pendidikan dan syiar kebaikan dapat disampaikan dengan cara yang segar, relevan, dan menarik bagi generasi masa kini.
Kontributor: Choerul Anam | Humas
Editor: Al-Afasy



