Tabligh Akbar UMS: Dr. Bachtiar Beberkan 3 Kunci Rahasia Pemuda Berdaya dan Berdampak

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Masjid Sudalmiyah Rais Kampus II Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dipadati ratusan mahasiswa pada Jumat (27/2) malam. Mereka hadir untuk menyimak Tabligh Akbar bertajuk “Muda Berdaya dan Berdampak” yang menghadirkan Ketua MPKSDI Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, S.Fil.I., M.P.A.
Wakil Rektor III UMS, Dr. Mutohharun Jinan, M.Ag., menyatakan bahwa kegiatan ini adalah prioritas kampus dalam mencetak lulusan yang unggul secara rohani. “Kita ingin menjadikan UMS sebagai kampus yang Islami, mencerahkan, dan mendunia. Semangat mahasiswa malam ini adalah tanda optimisme bagi masa depan umat,” ungkapnya.
Dalam tausiyahnya, Dr. Bachtiar mengibaratkan masa muda sebagai fase matahari berada di titik kulminasi: paling panas, paling kuat, dan penuh energi. Namun, ia mengingatkan agar energi besar ini tidak habis untuk “permainan” dunia yang melalaikan.
Bachtiar menekankan tiga karakter utama yang harus dimiliki pemuda agar menjadi sosok yang berdampak:
- Pemimpin masa depan harus lahir dari akidah yang lurus. “Jika pemimpin takut kepada Allah, ia akan menjalankan amanah dengan benar dan fokus memakmurkan bumi, bukan merusaknya,” jelas Bachtiar.
- Karakter unggul dimulai dari rumah. Bachtiar memberikan pesan menyentuh agar mahasiswa menjaga komunikasi yang hangat dengan orang tua. “Jangan hubungi orang tua hanya ketika kiriman menipis. Kesalehan sosial dimulai dari harmoni dengan ayah dan ibu,” tegasnya.
- Umat Islam dilarang memilih salah satu antara dunia atau akhirat. “Kita diminta meraih keduanya. Menang di dunia, bahagia di dunia, sekaligus selamat di akhirat. Mahasiswa harus serius kuliah, perkuat literasi, dan jangan jadi mahasiswa abadi,” tambahnya.
Menutup tausiyahnya, Bachtiar mengingatkan agar mahasiswa UMS tidak menjadi generasi yang lemah secara fisik, intelektual, maupun spiritual. Ia mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar menjadi mukmin yang kuat dan dicintai Allah.
Rangkaian Tabligh Akbar ini diharapkan mampu membakar semangat para mahasiswa untuk terus berkontribusi bagi masyarakat sebagai representasi kader Muhammadiyah yang mencerahkan semesta.
Kontributor: Fika | Humas
Editor: Al-Afasy



