Sempat Kaget TKA Mendadak! SMP Muhammadiyah Program Khusus Temanggung Sukses Cetak Kelulusan 100 Persen
PWMJATENG.COM, TEMANGGUNG – Suasana haru dan bangga menyelimuti acara Haflah Takhorruj atau pelepasan akhir tahun SMP Muhammadiyah Program Khusus Temanggung tahun ajaran 2025/2026, Rabu (10/6/2026). Sebanyak 83 siswa kelas IX secara resmi menyandang status alumni setelah sekolah mengumumkan laporan kelulusan mutlak 100 persen.
Hajatan besar ini turut mengundang jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Temanggung serta perwakilan Dindikpora setempat. Kehadiran para tokoh penting ini menjadi bentuk apresiasi nyata atas capaian gemilang para wisudawan di bidang akademik.
Pihak lembaga mengonfirmasi bahwa angkatan yang menamakan dirinya ‘Concordium’ ini mengalami perkembangan jumlah murid yang positif. Mereka memulai perjalanan awal tiga tahun lalu dengan 75 siswa, namun berhasil meluluskan 83 siswa yang terbagi dalam tiga rombongan belajar khusus.
Terapkan Kurikulum Merdeka Berbasis Tiga Peminatan
Keberhasilan massal ini tidak lepas dari konsistensi sekolah dalam menerapkan konsep Kurikulum Merdeka peminatan. Selama enam semester penuh, para pengajar mengelompokkan minat bakat siswa ke dalam tiga program unggulan utama, yakni kelas Tahfidz, kelas Bilingual, dan kelas IT.
Program Tahfidz sendiri sukses mencetak lulusan terbanyak dengan total jangkauan mencapai 60 siswa penghafal Al-Qur’an. Sementara itu, sisa murid lainnya berhasil menyelesaikan masa studi dengan fokus penguasaan bahasa asing serta keterampilan teknologi informasi terkini.
“Kami juga menguatkan aspek spiritual anak didik lewat pembiasaan karakter harian,” ujar ketua panitia acara dalam laporan resminya.
Setiap siswa wajib memegang panduan “Buku Saku” khusus yang memuat kumpulan doa sehari-hari serta hadis-hadis pilihan. Bekal spiritual tersebut bakal menjadi benteng moral yang kuat bagi para alumni saat melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
Lampaui Rata-Rata Kabupaten Meski Hadapi Ujian Dadakan
Menariknya, perjalanan angkatan Concordium ini sempat menemui jalan terjal saat menghadapi regulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) kabupaten yang datang tiba-tiba. Kondisi mendadak tersebut sempat memicu kekhawatiran massal di kalangan wali murid dan guru.
Merespons tantangan pelik tersebut, manajemen SMP Muhammadiyah Program Khusus Temanggung langsung mengambil langkah taktis yang radikal. Pihak sekolah menghentikan sementara seluruh kegiatan ekstrakurikuler demi mematangkan fokus belajar siswa kelas akhir.
Guru-guru kemudian menggelar program penambahan jam belajar, membagikan buku panduan baru, serta mengadakan simulasi try out secara berulang-ulang. Kerja keras tanpa lelah ini akhirnya membuahkan hasil yang sangat manis dan membanggakan daerah.
Nilai rata-rata nilai ujian TKA Temanggung untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia sukses menyentuh angka 75,38. Bahkan, nilai rata-rata pelajaran Matematika juga berhasil bertengger pada angka 45,22, sekaligus menobatkan sekolah ini melampaui nilai rata-rata kabupaten.
Kembalikan Putra-Putri Terbaik ke Pangkuan Keluarga
Selain unggul dalam lembar nilai ujian, para alumni baru ini juga terkenal aktif dalam membesarkan roda organisasi kepemudaan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Mereka bahkan menjadi kelompok pelopor gerakan kepanduan Hizbul Wathan dengan mendirikan Qobilah Buya Hamka di sekolah.
Pada akhir prosesi wisuda kelulusan siswa SMP tersebut, pihak sekolah secara simbolis mengembalikan seluruh anak didik kepada pihak orang tua. Guru berharap agar pondasi karakter Disiplin, Santun, dan Amanah yang sudah tertanam selama tiga tahun tidak luntur begitu saja.
Capaian prestasi luar biasa dari lereng Gunung Sindoro ini dipastikan bakal memperpanjang catatan positif institusi di ruang publik. Kabar kelulusan total ini pun langsung menjadi bahan perbincangan hangat dalam asupan berita pendidikan Temanggung.
Kontributor: Ree
Editor: Ayma



