Siswa SMP Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang Unjuk Gigi di Thailand, Bawa Misi Budaya
PWMJATENG.COM, KOTA MAGELANG – Para siswa SMP Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang kembali mengukir prestasi di kancah internasional. Sekolah berwawasan global ini resmi mengirimkan kontingen terbaiknya untuk mengikuti ajang International Scout Camp (ISC) di Thailand selama enam hari.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang melepas langsung keberangkatan kontingen tersebut di aula sekolah pada Jumat (17/07). Acara pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru. Pihak sekolah berharap para siswa mampu membawa nama baik daerah di tingkat dunia.
Misi Budaya di Ajang International Scout Camp
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang, Ahmad Haryanto, menjelaskan terperinci mengenai komposisi kontingen tersebut. Sebanyak 15 siswa dan 3 guru pendamping bertolak menuju Negeri Gajah Putih. Di sana, mereka akan berinteraksi langsung dengan para pandu dari berbagai belahan dunia.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program International Class Program (ICP). Anak-anak akan menampilkan tarian tradisional dan mengenalkan kuliner nusantara kepada peserta global,” ujar Ahmad.
Rombongan siswa SMP Mutual ini berangkat pada Sabtu siang melalui bandara di Jakarta sebelum terbang ke Thailand. Pihak sekolah optimis perjalanan jauh ini akan membentuk mentalitas juara pada diri siswa. Melalui interaksi lintas negara, wawasan global para siswa pasti akan berkembang pesat.
Membentuk Karakter Pemimpin Masa Depan
Apresiasi tinggi juga datang dari Sekretaris PDM Kota Magelang, Salamun. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kader Muhammadiyah harus selalu menjadi yang terbaik di segala bidang. Keberanian keluar negeri ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan mereka.
“Saya sangat bangga dengan keberanian siswa SMP Mutual. Langkah ini menjadi fondasi penting untuk membentuk karakter pemimpin masa depan,” tegas Salamun.
Ia juga berpesan agar seluruh kontingen tetap menjaga nama baik almamater dan bangsa Indonesia. Sementara itu, perasaan bangga juga menyelimuti hati salah satu peserta, Amira Nugraheni. Ia mengaku sangat antusias untuk segera bertemu dengan pandu dari negara lain.
“Kami sudah berlatih tari secara intensif selama lebih dari dua bulan. Berbekal materi kepanduan Hizbul Wathan dari sekolah, kami siap bersosialisasi dan mengharumkan nama SMP Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang,” pungkas Amira optimis.
Kontributor: Fury Fariansyah
Editor: Al-Afasy



