Inovasi Keren! Pemuda Muhammadiyah Kota Magelang Sukses Gelar Kaderisasi Berbasis Hobi Lewat Futsal

PWMJATENG.COM, KOTA MAGELANG – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Magelang kembali menggebrak dengan metode pendekatan pemuda yang segar dan dinamis. Organisasi ini sukses menggelar turnamen futsal bertajuk PDPM Cup Ke-3. Kompetisi olahraga tersebut menjadi agenda rutin untuk menyemarakkan Milad Pemuda Muhammadiyah. Melalui pendekatan berbasis hobi, mereka berusaha merangkul generasi muda secara lebih organik.
Acara strategis ini menyasar para guru muda Muhammadiyah serta Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) lintas organisasi otonom. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga berfungsi sebagai ruang silaturahmi. Seluruh pegawai Amal Usaha Muhammadiyah Magelang dapat saling mengenal dan memperkuat jaringan melalui kegiatan ini.
Pendekatan Dakwah yang Lebih Cair
Ketua PDPM Kota Magelang, Fury Fariansyah, menegaskan bahwa agenda tahunan ini mendapat respons yang sangat positif. Pihaknya berencana mematenkan turnamen futsal PDPM Cup sebagai bagian dari metode dakwah kontemporer. Langkah ini diambil karena melihat banyaknya potensi anak muda di lingkungan internal organisasi.
Menurut Fury, banyak sekali anak muda di sektor amal usaha yang perlu mendapat ruang pemberdayaan. Kegiatan olahraga seperti ini secara tidak langsung menjadi ruang kaderisasi Pemuda Muhammadiyah. Proses pengenalan organisasi tidak selamanya harus berjalan kaku atau formal. Hubungan yang erat justru sering kali terbangun dari kedekatan emosional di lapangan.
Dukungan Penuh dari Pimpinan Pusat
Ketua Lembaga Pengembangan Olahraga Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Gatot Sugiharto, membuka langsung kompetisi tersebut. Tokoh nasional ini mengapresiasi konsistensi Pemuda Muhammadiyah Kota Magelang dalam menggerakkan kegiatan positif. Kehadiran Gatot kali ini merupakan bentuk dukungan moral yang kedua kalinya setelah tahun lalu.
Gatot menilai olahraga merupakan sarana yang sangat efektif untuk menyatukan visi produktif generasi muda. Beliau menyepakati bahwa turnamen futsal ini merupakan model kaderisasi Pemuda Muhammadiyah non-formal yang cerdas. Pesan utamanya adalah para peserta harus tetap menjaga sportivitas dan menahan emosi selama bertanding.
Hasil Pertandingan dan Harapan Masa Depan
Apresiasi serupa juga datang dari Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Magelang, Salamun. Beliau menyambut baik inisiatif kreatif yang mampu merekatkan hubungan antar-pegawai tersebut. Melalui momentum ini, sinergi antar-sektor Amal Usaha Muhammadiyah Magelang diharapkan semakin solid. Salamun juga menyarankan agar tahun depan melibatkan kepengurusan di tingkat ranting.
Turnamen yang berlangsung meriah ini juga dihadiri oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah serta ketua organisasi otonom se-Kota Magelang. Setelah melalui persaingan yang sengit, tim SD Mutual akhirnya keluar sebagai juara pertama. Sementara itu, juara kedua berhasil diraih oleh Tapak Suci Putra Muhammadiyah, dan juara ketiga diraih oleh Universitas Muhammadiyah Magelang.
Kontributor: Fury Fariansyah
Editor: Al-Afasy



