Bukan Sekadar Gawai: Inilah Makna Sebenarnya ‘Smart Learning’ di Era Global
PWMJATENG.COM, BANYUMAS – Konsep smart learning kini menjadi kunci utama generasi muda dalam merespons tantangan zaman. Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mengupas tuntas urgensi literasi digital bagi mahasiswa melalui ajang 6th UMP Progressive Youth Conference (UPYC) di Purwokerto, Rabu (3/6/2026).
Penyelenggaraan 6th UMP Progressive Youth Conference (UPYC) di Aula Syamsuhadi Irsyad, Purwokerto, Rabu (3/6/2026), menjadi momentum krusial bagi generasi muda. Konferensi ini secara mendalam membedah konsep smart learning sebagai jawaban atas tantangan dunia yang semakin kompleks.
Melampaui Definisi Teknologi
Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Associate Professor Saefurohman, Ph.D., menekankan bahwa metode pembelajaran cerdas melampaui sekadar penggunaan perangkat digital. Ia pun mengajak para peserta untuk mengubah pola pikir dalam memandang inovasi teknologi di sekitar mereka.
“Teknologi bukan hanya tentang perangkat yang kita gunakan. Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar, mengembangkan kemampuan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Saefurohman.
Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa penggunaan teknologi tanpa literasi digital yang memadai hanya akan menjadikan gawai sebagai alat hiburan semata. Karena itulah, ia mendorong mahasiswa agar memaksimalkan fungsi teknologi sebagai instrumen pencipta dampak sosial yang luas.
Kolaborasi Global untuk Inovasi
Selain fokus pada literasi, konferensi ini juga menjadi ajang pertukaran perspektif antarmahasiswa dari berbagai negara. Keberagaman latar belakang peserta lantas memperkaya diskusi mengenai penerapan teknologi dalam pendidikan global.
Ketua panitia, Arif Sembodo, M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi seluruh pihak yang menyukseskan acara ini. Ia menilai antusiasme peserta internasional sebagai bukti kuat keinginan mereka untuk menjalin kolaborasi berkelanjutan.
“Kami berharap konferensi ini menjadi ruang untuk terus belajar, berkembang, dan berkontribusi dalam menciptakan dunia yang lebih cerdas dengan dampak global yang lebih luas,” tutur Arif.
Selama persiapan beberapa bulan terakhir, panitia berupaya menghadirkan forum yang tidak hanya bersifat seremonial. Sebaliknya, mereka ingin menghasilkan berbagai gagasan inovatif. Akhirnya, hasil dari konferensi ini diharapkan dapat diimplementasikan guna menjawab tantangan pendidikan teknologi di masa depan.
Kontributor: Cahyudi
Editor: Alafasy



