Reward Tahfidz SMP Muhammadiyah Keling Picu Semangat Hafalan Siswa

PWMJATENG.COM, JEPARA — SMP Muhammadiyah Keling memberikan reward tahfidz kepada dua siswa, Faisal dan Rehan, yang berhasil melantunkan Surat Al-Mulk dengan lancar pada Selasa, 31 Maret 2026 M/11 Syawal 1447 H di ruang tahfidz sekolah.
Pemberian apresiasi itu menjadi bentuk perhatian sekolah dalam mendukung proses pembinaan spiritual siswa. Faisal, siswa kelas 8, dan Rehan dari kelas 7, tampil percaya diri di hadapan para penyimak saat menyetorkan hafalan mereka.
“Keberanian mereka menjadi inspirasi bagi siswa lainnya. Kami ingin menanamkan bahwa Al-Qur’an bukan hanya untuk dihafal, tetapi juga menjadi sumber kebahagiaan dalam kehidupan,” ujar Siti Nurhidayah, perwakilan panitia pelaksana.
Apresiasi untuk Menumbuhkan Semangat Tahfidz
Program reward tahfidz SMP Muhammadiyah Keling dirancang sebagai sarana motivasi yang memadukan unsur edukasi dan spiritualitas. Melalui program ini, siswa tidak hanya menerima apresiasi, tetapi juga berkesempatan mengikuti perjalanan edukatif ke berbagai situs religi dan sejarah di Jepara.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan siswa sekaligus memperdalam nilai-nilai keagamaan yang telah dipelajari di sekolah.
Menurut pihak sekolah, pendekatan ini merupakan bagian dari strategi pendidikan karakter yang menyeimbangkan aspek intelektual dan spiritual. Reward berupa perjalanan religi dinilai efektif untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual.
“Ini bukan sekadar hadiah, tetapi bentuk dukungan agar siswa semakin termotivasi dalam menjaga dan menambah hafalannya,” tambah Siti Nurhidayah.
Program Tahfidz Terus Dikuatkan
Sekolah terus memperkuat komitmen dalam mengembangkan program tahfidz melalui berbagai inovasi. Sejumlah langkah yang dilakukan antara lain ujian hafalan rutin, beasiswa tahfidz, hingga pemberian reward berbasis pengalaman belajar.
Keberhasilan Faisal dan Rehan menjadi bukti bahwa disiplin dan semangat dapat membantu siswa mencapai target hafalan secara optimal. Sekolah berharap program ini dapat melahirkan lebih banyak generasi penghafal Al-Qur’an yang tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga memiliki karakter kuat dan pengalaman belajar yang luas.
Kontributor: Kusnitah
Editor: Al-Afasy



