Perkuat Perlindungan Perempuan & Anak, MHH PDA Sukoharjo Gembleng Kader Melek Hukum

PWMJATENG.COM, SUKOHARJO – Majelis Hukum dan HAM (MHH) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Sukoharjo melakukan langkah nyata dalam memperkuat keadilan bagi kelompok rentan. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang berlangsung sejak Agustus hingga Januari 2026, MHH menggelar Pelatihan Pendampingan Penanganan Masalah Hukum bagi kader se-Kabupaten Sukoharjo.
Ketua MHH PDA Sukoharjo sekaligus Ketua Tim Pengabdian, Dr. Nuria Siswi Enggarani, M.Hum., menjelaskan bahwa kegiatan ini didanai oleh DRPPS UMS sebagai respons atas kompleksitas masalah hukum di tingkat komunitas. “Kader sering mendapati tantangan dalam menangani kasus riil. Pelatihan ini krusial untuk meningkatkan daya jangkau advokasi kami, terutama bagi perempuan dan anak,” terangnya.
Pelatihan ini secara spesifik membekali kader dengan materi hukum dasar terkait KDRT, Bullying, Pelecehan Seksual, hingga Perselisihan Keluarga. Selain teori, para kader juga mengikuti simulasi penanganan kasus agar mampu memberikan respon awal yang tepat saat menemui masalah di lapangan.
Dr. Nuria menambahkan bahwa keterbatasan SDM dan akses informasi hukum selama ini menjadi kendala utama. Oleh karena itu, selain pelatihan, MHH PDA Sukoharjo juga memberikan Modul Pendampingan Hukum Sederhana sebagai panduan praktis bagi kader di tingkat Pimpinan Cabang (PCA).
“Kami ingin kader ‘Aisyiyah tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyebarluaskan kesadaran hukum yang selaras dengan nilai-nilai Islam,” tambah Dr. Nuria.
Dengan penguatan jejaring kemitraan dan sistem dokumentasi yang lebih rapi, diharapkan MHH PDA Sukoharjo dapat menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan adil bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Sukoharjo.
Editor: Al-Afasy



