Berita

Pendidikan Karakter Murid Membutuhkan Keterlibatan Semua Pihak

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Pendidikan karakter murid memerlukan keterlibatan aktif semua pihak. Pesan ini menjadi inti kegiatan kultum bersama Dai Champions Standardisasi MUI Pusat, Ustaz Dwi Jatmiko, di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Jumat (17/7/2026).

Ustaz Dwi Jatmiko mengajak seluruh warga sekolah untuk memperkuat sinergi. Tujuannya, mereka ingin mendidik generasi yang berkemajuan, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan global.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan bukan sekadar tanggung jawab pihak sekolah. Sebaliknya, pendidikan merupakan amanah bersama bagi semua pihak.

“Konsep kullukum ra’in wa kullukum mas’ulun mengingatkan bahwa setiap orang memegang peran vital. Kita semua bertanggung jawab membentuk karakter serta masa depan anak-anak,” ujarnya.

Empat Pusat Pendidikan untuk Karakter Anak

Selanjutnya, ia menjelaskan konsep Catur Pusat Pendidikan. Terdapat empat lingkungan utama yang berperan dalam tumbuh kembang anak, yaitu keluarga, sekolah, masyarakat, dan media.

Keempat pusat pendidikan ini harus berjalan selaras. Dengan demikian, mereka mampu menciptakan lingkungan positif bagi perkembangan anak.

“Keluarga menjadi tempat pendidikan pertama dan utama melalui keteladanan orang tua. Selain itu, sekolah berfungsi sebagai ruang penguatan ilmu dan karakter,” jelasnya.

Masyarakat juga memberikan lingkungan sosial yang mendukung. Sementara itu, media harus berfungsi sebagai sarana edukasi yang mencerdaskan sekaligus mencerahkan bagi anak-anak.

Membangun Kebiasaan Baik di Rumah

Kolaborasi empat pusat pendidikan ini menjadi semakin penting di tengah berbagai tantangan zaman. Oleh karena itu, kita harus mewaspadai pergeseran nilai moral, krisis keteladanan, serta kesenjangan teknologi yang melemahkan tanggung jawab bersama.

Ia mengajak murid dan orang tua untuk membangun kebiasaan baik di rumah. Salah satunya, mereka bisa melakukan pembiasaan membaca Al-Qur’an setelah salat Magrib melalui gerakan One Day One Ayat.

“Jangan meremehkan satu ayat yang dibaca setiap hari. Dengan kebiasaan kecil yang istikamah, kita akan melahirkan generasi besar yang memiliki iman kuat, disiplin, dan akhlak mulia,” tuturnya.

Akhirnya, kegiatan kultum ini menjadi bagian dari ikhtiar sekolah untuk mewujudkan tema program tahun ajaran 2026/2027, yaitu “Growing Together, Achieving Excellence”. Sekolah terus menguatkan kemitraan dengan orang tua demi menghadirkan anak hebat di masa depan.

Kontributor: Dwi Jatmiko
Editor: Ayma

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://aku.ac.id/https://akperstg.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/