Inovasi Profesi Guru Diakui Nasional, FKIP UMS Raih SBBI Awards 2026
PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan atau FKIP UMS kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Fakultas dari Universitas Muhammadiyah Surakarta ini sukses menyabet penghargaan bergengsi dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation atau SBBI Awards 2026.
Pada ajang tersebut, FKIP UMS menerima penghargaan kategori Excellent Institution for Innovative Professional Teacher Development. Penyelenggara memberikan apresiasi tinggi ini karena komitmen kuat fakultas dalam melahirkan berbagai inovasi untuk pengembangan profesi guru.
Sementara itu, malam penganugerahan bergengsi ini berlangsung di Arcadia Ballroom, The Alana Hotel Solo, Jumat (17/7/2026). Melalui tema “Winning Value, Driving Impact”, ajang tahunan ini menjadi potret apresiasi bagi institusi yang konsisten membawa dampak positif bagi masyarakat.
Reputasi Internasional Fakultas Terbesar
Wakil Rektor UMS, Prof. Supriyono, Ph.D., menyatakan bahwa pencapaian ini menjadi momentum penting bagi universitas. Menurut beliau, penghargaan yang menyasar langsung ke tingkat fakultas membuktikan bahwa sebaran reputasi mutu di Universitas Muhammadiyah Surakarta kini sudah merata.
“Capaian luar biasa ini tidak lepas dari kerja keras FKIP UMS sebagai fakultas terbesar di lingkungan kampus kami,” ujar Supriyono. Selanjutnya, ia menambahkan bahwa keunggulan ini terlihat jelas dari produktivitas publikasi ilmiah, jurnal internasional, serta raihan hibah penelitian nasional.
Oleh karena itu, pengakuan dari pihak eksternal seperti Solopos Media Group kian menegaskan posisi kampus. Melalui penilaian yang objektif, FKIP UMS terbukti mampu mengonversi karya akademik menjadi solusi nyata yang bermanfaat bagi publik luas.
Terobosan Baru dan Inovasi Pembelajaran
Senada dengan hal tersebut, Wakil Dekan FKIP UMS, Dr. Miftakhul Huda, M.Pd., menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan mutu. Oleh sebab itu, pihaknya kini tengah fokus merancang inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap dinamika zaman.
“Kami memastikan kurikulum mahasiswa selalu relevan dengan kebutuhan dunia kerja terbaru,” tutur Miftakhul Huda. Selain itu, langkah taktis ini diperkuat dengan penguatan kompetensi dosen melalui pelatihan berkala serta pembaruan keilmuan secara berkelanjutan.
Pihak dekanat meyakini bahwa peningkatan mutu internal akan berdampak langsung pada kualitas lulusan. Oleh karena itu, FKIP UMS menjadikan penghargaan ini sebagai bahan bakar baru untuk memacu program peningkatan mutu pendidik secara nasional. Dengan demikian, kampus berkomitmen melahirkan agen perubahan yang siap memajukan dunia pendidikan Indonesia.
Kontributor: Yusuf
Editor: Al-Afasy



