Bikin Bangga! Mahasiswi Jepara ke Jepang Jadi Delegasi Internasional, Bupati Mas Wiwit Beri Dukungan Penuh

PWMJATENG.COM, JEPARA – Seorang mahasiswi Jepara ke Jepang untuk menjadi delegasi Indonesia dalam ajang International Joint Summer Seminar (IJSS) 2026. Prestasi gemilang ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Jepara, Witiarso Utomo, yang berkomitmen mendukung penuh generasi muda di kancah internasional.
Jajaran pengurus LKSA Aisyiyah Jepara mendampingi mahasiswi berprestasi tersebut saat menghadap Bupati di ruang kerjanya pada Rabu (15/7/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk melepas keberangkatan sang srikandi muda yang membawa misi mengharumkan nama daerah.
Mahasiswi tersebut bernama R.I. Damai Kasasi, seorang kader LKSA Aisyiyah Jepara sekaligus mahasiswi IPB University program studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak. Oleh karena itu, Damai bersiap bertolak ke Negeri Sakura untuk mengikuti seminar internasional pada 5-8 Agustus 2026 mendatang.
Dukungan Bupati Jepara Witiarso Utomo
Selanjutnya, The University of Niigata Prefecture memelopori program akademik bergengsi ini dengan menggandeng pemerintah daerah Prefektur Niigata, Jepang. Melalui tema pembangunan kota berkelanjutan, agenda tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa global dalam menghadapi tantangan zaman.
Bupati Jepara Witiarso Utomo menyambut hangat kehadiran srikandi muda yang aktif di LKSA Aisyiyah Jepara ini. Bahkan, Pemimpin yang akrab disapa Mas Wiwit tersebut menyatakan rasa bangganya secara langsung atas pencapaian luar biasa warganya.
“Semangat dan sukses selalu. Raih prestasi tinggi lewat pendidikan yang berkualitas,” ujar Bupati Jepara Witiarso Utomo saat menerima audiensi Damai di Ruang Kerja Bupati.
Selain itu, Mas Wiwit menegaskan bahwa pemerintah daerah akan selalu mendukung ruang gerak positif bagi anak muda. Langkah konkret ini tentu mampu memicu lahirnya talenta-talenta baru asal Jepara di level dunia.
Misi Kebudayaan dan Jiwa Sosial di LKSA Aisyiyah Jepara
Keikutsertaan Damai dalam forum ilmiah ini ternyata membawa misi tersendiri yang sangat mulia. Sebagai mahasiswi Jepara ke Jepang, ia berkomitmen mengenalkan potensi lokal mulai dari sektor pariwisata, budaya ukir, hingga kuliner khas daerah.
“Sebagai putri asli daerah, saya menjunjung tinggi semangat emansipasi wanita oleh R.A. Kartini,” tutur mahasiswi IPB University tersebut. Ia percaya kesempatan ini menjadi bukti nyata bahwa perjuangan Kartini agar perempuan mengenyam pendidikan tinggi telah terwujud.
Di sisi lain, Damai merupakan sosok yang memiliki kepedulian sosial tinggi di balik prestasi akademiknya yang berkilau. Gadis asal Desa Mulyoharjo ini aktif menjadi relawan di Panti Carita, sebuah organisasi sosial yang bermitra dengan LKSA Panti Asuhan Putri ‘Aisyiyah Jepara.
Ketua LKSA Panti Asuhan Putri ‘Aisyiyah Jepara, Khumaidah, membenarkan kontribusi aktif relawan tersebut. Oleh sebab itu, Damai secara konsisten memberikan dampak positif bagi anak-anak asuh di lingkungan panti.
“Beberapa kegiatan bersama Panti Carita meliputi edukasi kesehatan reproduksi dan persoalan remaja,” jelas Khumaidah. Tidak hanya itu, Damai juga rutin mengajarkan Bahasa Inggris dasar serta memberikan motivasi kemandirian kepada mereka.
Kontributor: Edi Sulton
Editor: Al-Afasy



