Berita

Mubaligh Muda Jepara di Al-Istiqomah: Sholat Adalah Wasiat Terakhir Rasulullah

PWMJATENG.COM, JEPARA — Pagi Ramadhan yang sejuk di Masjid Al-Istiqomah Tahunan, Jepara, terasa semakin khidmat. Selepas Salat Subuh berjamaah, Ahad (22/2), mimbar masjid tersebut diisi oleh sosok muda, Ramzidhia Alifadhil Razaan. Kehadirannya bukan sekadar pengisi jadwal, melainkan bukti nyata keberhasilan Takmir Masjid Al-Istiqomah dalam menyiapkan estafet dakwah.

Dalam tausiyahnya, Ramzidhia membawa jamaah kembali ke masa 14 abad silam, tepatnya pada momen-momen terakhir kehidupan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Ia menekankan bahwa perhatian utama Nabi menjelang wafat bukanlah harta atau takhta, melainkan sholat.

“Wasiat ‘Ash-Sholat, Ash-Sholat’ yang diulang berkali-kali oleh Rasulullah menunjukkan bahwa sholat adalah inti keimanan, bukan sekadar rutinitas. Bahkan saat sakit berat, Nabi tetap memastikan umatnya tetap sholat berjamaah dengan menunjuk Abu Bakar sebagai imam,” ujar Ramzidhia dengan penuh penghayatan.

Merujuk pada Surah Al-Ankabut ayat 45, Ramzidhia mengingatkan bahwa sholat yang benar harus berfungsi sebagai benteng moral yang mencegah perbuatan keji dan mungkar. Ia mengajak jamaah untuk muhasabah: sudahkah sholat kita menjadi prioritas utama atau hanya penggugur kewajiban yang dilakukan ala kadarnya?

Suasana berubah haru saat ia melontarkan pertanyaan reflektif: “Bagaimana seandainya Rasulullah melihat kondisi sholat umatnya saat ini?” Pertanyaan ini menjadi penutup yang menggugah kesadaran jamaah untuk memperbaiki kualitas ibadah mereka.

Langkah Takmir Masjid Al-Istiqomah melibatkan kader muda mendapat pujian dari jamaah. Muslim, salah seorang jamaah, menyatakan rasa bangganya melihat pemuda berani tampil di depan.

“Ruang bagi pemuda untuk tampil sangat penting dalam membangun karakter dan ketahanan spiritual mereka menghadapi pengaruh negatif media sosial. Kami berharap pembinaan ini terus berlanjut agar lahir generasi yang berilmu dan istiqomah,” ungkap Muslim.

Melalui kegiatan kultum Subuh ini, Masjid Al-Istiqomah menegaskan posisinya bukan hanya sebagai tempat ibadah ritual, melainkan pusat pembinaan umat yang melahirkan kader-kader dakwah mumpuni di tengah masyarakat Jepara.

Kontributor: Muslim | Humas
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/