MPM PDM Pekalongan Angkat Harkat Petani melalui Panen Raya ‘jagungMu’
PWMJATENG.COM, PEKALONGAN – MPM PDM Kabupaten Pekalongan sukses menggelar panen raya jagung tahap pertama bertajuk “jagungMu”. Kegiatan ini berlangsung di lahan pertanian Podo Utara, Desa Podo, Kecamatan Kedungwuni, pada Ahad (19/7/2026).
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran petinggi persyarikatan dan unsur pemerintah daerah. Selain itu, hadir pula Ketua MPM PP Muhammadiyah, M. Nurul Yamin, serta perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Pekalongan.
Para pengurus PCM dan anggota Jamaah Tani Muhammadiyah se-Kabupaten Pekalongan juga tampak antusias mengikuti prosesi panen. Kegiatan ini menjadi simbol kebangkitan pertanian lokal di bawah pendampingan Muhammadiyah.
Implementasi Dakwah Akar Rumput Muhammadiyah
Ketua MPM PP Muhammadiyah, M. Nurul Yamin, menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan perwujudan nyata amanat Muktamar Muhammadiyah. MPM berkomitmen hadir mendampingi kelompok akar rumput yang selama ini luput dari perhatian.
“Kami mengidentifikasi kelompok akar rumput tersebut berada di sektor petani, nelayan, serta masyarakat kurang mampu,” terang Nurul Yamin. Oleh karena itu, Muhammadiyah menetapkan penguatan dakwah akar rumput sebagai salah satu program prioritas organisasi.
Selanjutnya, ia menyoroti persoalan menahun yang menjerat nasib petani lokal. Saat musim tanam tiba, petani menghadapi biaya produksi dan harga pupuk yang tinggi. Namun, saat musim panen, harga jual justru sering anjlok.
Sinergi dan Kedaulatan Pangan Nasional
Untuk mengubah kondisi tersebut, MPM mendorong kerja keras serta kolaborasi kuat dari berbagai pihak. Muhammadiyah mengambil peran aktif untuk mendampingi masyarakat dan mendorong kebijakan pemerintah yang lebih pro-petani.
Kedaulatan pangan merupakan pilar utama kekuatan bangsa. Oleh sebab itu, persyarikatan mengonsolidasikan potensi petani melalui wadah Jamaah Tani Muhammadiyah.
Dengan demikian, para petani memiliki daya tawar yang lebih baik dan mampu mengelola pertanian secara mandiri. Mereka mengelola sektor pertanian dari hulu hingga hilir agar lebih produktif.
Akhirnya, MPM berharap program pemberdayaan pertanian seperti gerakan “jagungMu” ini terus meluas ke tingkat Wilayah hingga Ranting. Pihak sekolah dan komunitas diharapkan juga ikut mendukung ketahanan pangan nasional yang dimulai dari tingkat desa.
Kontributor: Bono
Editor: Ayma



