Tapak Suci Cilacap Sabet Juara Umum Kejurkab Pencak Silat Bupati Cup 2026 usai Tampil Dominan
PWMJATENG.COM, CILACAP — Kontingen Tapak Suci Cilacap sabet juara umum Kejurkab Pencak Silat Bupati Cup 2026 usai tampil dominan dengan mengoleksi total 27 medali dalam ajang tahunan yang resmi tuntas pada Sabtu (12/9/2026) di Gedung Beladiri KONI Cilacap.
Para atlet muda dari kontingen Tapak Suci Cilacap menyabet juara umum Kejurkab Pencak Silat Bupati Cup 2026 lewat perolehan 13 medali emas, 6 perak, dan 8 perunggu. Kejuaraan pelajar yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi panggung pembuktian kapasitas teknik serta mental bertanding mereka di gelanggang.
Kompetisi pencak silat tingkat pelajar tahun ini berlangsung sengit. Sebanyak 12 dari 20 perguruan pencak silat di Kabupaten Cilacap mengirimkan pesilat terbaik mereka, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA sederajat.
Evaluasi Prestasi dan Program Pembinaan Atlet
Sekretaris Tapak Suci Putera Muhammadiyah Pimda 085 Cilacap, Mohamad Rezza Tio Samhong, bersyukur atas pencapaian ini. Ia menegaskan keberhasilan Tapak Suci Cilacap menyabet juara umum Kejurkab Pencak Silat Bupati Cup 2026 merupakan buah manis dari kerja keras seluruh atlet dan dukungan jajaran pelatih.
Meskipun meraih predikat terbaik, Rezza mengimbau para pesilat untuk tetap rendah hati. Pihaknya menilai peta kekuatan pencak silat Kabupaten Cilacap masih tertinggal jika dibandingkan dengan kabupaten tetangga di Karesidenan Banyumas.
Guna mengatasi ketertinggalan tersebut, pengurus daerah telah menyiapkan program pembinaan atlet yang lebih terstruktur dan intensif. Langkah ini diambil agar seluruh atlet potensial dari Cilacap mampu bersaing ketat di kancah yang lebih tinggi.
Kunci Sukses Peraih Medali Emas
Salah satu pesilat peraih medali emas kelas E remaja dari Tapak Suci, Rahfi Hilmi Prathama, merasa bangga atas capaian tersebut. Rahfi membagikan resep keberhasilannya selama menjalani persiapan ajang Kejurkab.
Ia selalu disiplin mengikuti arahan pelatih serta konsisten menjaga pola hidup sehat. Rahfi menghindari minuman bersoda, membatasi makanan bergoreng, dan menjaga pola tidur secara teratur menjelang pertandingan.
Selain fisik dan latihan keras, pendekatan spiritual menjadi fondasi utamanya. Rahfi rajin beribadah, memperbanyak dzikir, serta memohon doa restu dari kedua orang tua demi memuluskan jalannya meraih juara.
Penyelenggaraan kejuaraan ini diharapkan terus melahirkan bibit atlet berbakat yang siap mengharumkan nama Kabupaten Cilacap pada ajang provinsi maupun nasional.
Kontributor: Wasis
Editor: Akmal



