AUM

Meskipun di Pedesaan, Pesantren Ini Upayakan Santri Hafiz Qur’an

PWMJATENG.COM, Banyumas – Pondok Pesantren Muhammadiyah Tahfidzul Qur’an (PPMTQ) al-Ijtihad Sirau, Kemranjen, Banyumas, Jawa Tengah mengawali pembelajaran semester genap tahun pelajaran 2022/2023 dengan menggelar tasmi’ 30 juz untuk para santri selama dua hari (3-4/1/2023).

Kegiatan tasmi’ 30 juz yang di laksanakan di Masjid al-Ijtihad (kompleks PPMTQ al-Ijtihad Sirau) yang dimulai sejak ba’da Subuh (Selasa 03 Januari 2023) dan akan berakhir ba’da maghrib (Rabu, 4 Januri 2023) tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh santri, jama’ah Masjid, dan jama’ah ta’lim Reboan ibu-ibu Aisyiyah Sirau, Kemranjen, Banyumas, Jawa Tengah.

Ustadz Tukiran, S.M. selaku Mudir PPMTQ al-Ijtihad Sirau menyampaikan ucapan selamat kepada Ananda Ahmad Setyo Widadi yang telah menyelesaikan hafalan al-Qur’an 30 juz.

“Semoga hafalan al-Qur’an yang telah diperjuangkan dan diperoleh ini membawa keberkahan bagi diri, kedua orangtua, dan seluruh keluarganya, termasuk juga keberkahan bagi seluruh keluarga besar Pesantren Al Ijtihad Sirau,” ungkap Alumni STIE Muhammadiyah Cilacap.

Ibu Marhamah mewakili keluarga menyampaikan syukur yang mendalam atas keberhasilan putranya menyelesaikan hafalan Al Qur’an 30 juz. Lebih dari itu, kegembiraan ini merupakan awal pencapaian cita-cita almarhum bapak Tolib Zein, ayah dari Ahmad Setyo Widadi yang meninggal dunia sekitar 6 bulan yang lalu.

“Semoga hafalan Al-Qur’an diselesaikan oleh putra kami ini menjadi ladang pahala kebaikan bagi almarhum dan seluruh keluarga besarnya, membawa keberkahan fidunyaa wal akhirah,” tutur ibunda Ahmad.

Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah (LP2M) PWM Jawa Tengah, K.H. Drs. Najmuddin Zuhdi, M.Ag menyampaikan ucapkan selamat atas keberhasilan ananda Ahmad Setyo Widadi dalam menghafal al-Qur’an 30 juz. Kami sangat bergembira keberhasilan salah satu santri PontrenMu al-Ijtihad Sirau menjadi remaja al-Hafidz.

Baca juga, Ini Modal Muhammadiyah dalam Kesukesan Dakwah dan Tajdid

“Ini berarti di Indonesia bertambah satu remaja yang akan ikut andil menjaga dan mengawal keaslian kitab suci al-Qur’an, sehingga makna kandungannya dapat disesuaikan dengan harapan dan kehendak mereka. Semoga adik-adiknya yang saat ini sedang tekun mengikuti acara tasmi’ segera dapat menyusulnya,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ustadz Umar Firdaus, S.Pd.I selaku PCM Kemranjen menyampaikan ucapan selamat dan sukses serta berharap semoga kegiatan ini dapat menjadi motivasi dan tambahan semangat bagi santri lainnya untuk lebih giat menghafal Al-Qur’an dan menjadi daya tarik bagi calon santri/ wali santri untuk bersama sama belajar di PPMTQ al-Ijtihad Sirau, jelasnya.

Ketua BPP PPMTQ al-Ijtihad Sirau, Ustadz Ahmad Rifa’i, S. Ag., M.Pd.I juga menyampaikan harapan semoga ananda menjadi insan yang hafal dan berakhlak Al-Qur’an. Semoga Alloh selalu menjaga hafalannya dan semoga al-Qur’an terus bersamanya, saat melangkah, menemaninya saat sakratul maut dan menjadi syafaat di akherat kelak, tegas kepala MTs Muhammadiyah Sirau.

Ustadz KH Ahmad Muttaqin, M.SI dari Kota Lahat, Sumatera Selatan mewakili wali santri sekaligus alumni mengungkapkan kebahagiaanya.

“Sebagai alumni MIM 1 Sirau di tahun 80-an (saat itu belum ada asrama untuk nyantri), sangat berbangga dengan output yang kini kian dapat dirasakan manfaatnya. Apalagi dengan tumbuhkembang almamaternya ini, menjadi sebuah Pondok Pesantren Muhammadiyah Tahfidz Qur’an, beliaupun terpanggil dan termotivasi untuk kemajuannya dengan menitipkan putranya, nyantri di Pondok Pesantren ini”, ungkap dosen STIT YPI Lahat Palembang ini.

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE