Mahasiswa UMS Raih 5 Medali Nasional Lewat Inovasi Sekolah Pintar Bertenaga Matahari

PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih lima medali nasional melalui inovasi Edu Solar & IoT Hub, sebuah konsep sekolah pintar bertenaga matahari yang ditujukan untuk mendukung pendidikan di wilayah 3T, yakni tertinggal, terdepan, dan terluar.
Inovasi berbasis teknologi tersebut digagas mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika UMS angkatan 2023, Yuanda Eka Saputra, bersama tim lintas program studi. Edu Solar & IoT Hub dirancang sebagai ekosistem pembelajaran mandiri yang memanfaatkan energi panel surya dan teknologi Internet of Things (IoT).
Yuanda menjelaskan, inovasi itu memungkinkan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meski daerah sasaran memiliki keterbatasan akses listrik dan infrastruktur digital.
“Konsepnya mengintegrasikan sumber energi terbarukan dengan sistem digital yang adaptif. Dengan dukungan IoT, proses pembelajaran dapat terhubung secara daring maupun luring, sehingga membuka akses pendidikan yang lebih merata di berbagai wilayah Indonesia,” kata Yuanda, Selasa (7/4/2026).
Selain menjadi solusi energi, platform tersebut juga dilengkapi fitur pembelajaran berbasis website yang mendukung interaksi antara siswa dan pengajar. Menurut Yuanda, hal itu menjadikan Edu Solar & IoT Hub sebagai inovasi pendidikan terpadu.
Ia menuturkan, gagasan tersebut lahir dari keresahan terhadap ketimpangan akses pendidikan di daerah terpencil. Karena itu, tim menilai pemanfaatan teknologi harus mampu menjawab persoalan nyata di masyarakat.
Dikembangkan oleh Tim Lintas Disiplin
Dalam proses pengembangannya, tim UMS menyusun lima karya inovasi dengan konsep dan produk yang berbeda. Setiap karya dilengkapi pengembangan website serta fitur pendukung yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
“Namun, proses tersebut tidak lepas dari tantangan. Keterbatasan waktu dan pembagian tenaga menjadi kendala utama, mengingat setiap anggota tim bertanggung jawab atas satu inovasi yang dikembangkan secara paralel,” ungkapnya.
Meski demikian, tantangan itu justru memperkuat kolaborasi lintas disiplin dalam tim. Para anggota yang berasal dari berbagai program studi saling melengkapi perspektif, mulai dari bidang teknologi, kesehatan, hingga sosial ekonomi.
Tim UMS tersebut terdiri atas Yuanda Eka Saputra dari Pendidikan Teknik Informatika angkatan 2023, Nadhifa Najwa dari Pendidikan Biologi angkatan 2022, Taufiq Imansyah dari Psikologi angkatan 2023, Asterika Indah Nuraini dari Ilmu Gizi angkatan 2023, dan Jihan Nabila Ramadhani dari Fisioterapi angkatan 2022.
Raih Medali di Ajang Nasional
Ketua Program Studi Pendidikan Teknik Informatika UMS, Sukirman, S.T., M.T., Ph.D., mengapresiasi capaian tim mahasiswa tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi dan merasa bangga atas penghargaan serta inovasi yang telah dilombakan. Capaian ini membuktikan bahwa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika UMS unggul dan kreatif dalam berinovasi maupun akademik,” tuturnya.
Atas inovasi yang dikembangkan, tim mahasiswa UMS berhasil meraih lima medali yang terdiri atas Gold Medal, Silver Medal, dan Bronze Medal dari berbagai kategori, yakni teknologi, pangan, kesehatan, lingkungan, serta hukum, sosial, dan ekonomi.
Prestasi itu diraih dalam ajang Lomba Essay Tingkat Nasional 7 (LETIN 7) dan Forum Indonesia Muda 2 (FIM 2) yang diselenggarakan oleh Capai Cita pada 14–15 Februari 2026 di Universitas Janabadra, Yogyakarta.
Kontributor : Yusuf
Editor: Al-Afasy



