Mahasiswa Internasional UMS Perkaya Pengalaman Lintas Budaya lewat UMi Camp 2026
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Mahasiswa asing UMS mengukir kisah inspiratif saat mengikuti program perkemahan musim panas internasional UMi Camp 2026 di Malang. Alwy Ahmed, mahasiswa asal Kenya dari Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), merasakan langsung hangatnya indahnya toleransi saat menetap di sebuah desa yang mayoritas penduduknya beragama Kristen.
Universitas Negeri Malang (UM) menggelar ajang internasional ini pada 14–24 Agustus 2026. Ajang ini menghimpun peserta dari 64 negara serta berbagai kampus mancanegara, seperti China, Jepang, hingga Uni Emirat Arab.
Pengalaman Menetap di Desa dan Merawat Toleransi
Selain Alwy, UMS juga mengirimkan Mercy Valle, Silivinosi T. Naulumatua, dan Percia untuk memperluas wawasan global. Para mahasiswa asing UMS tersebut berbaur dengan masyarakat lokal dan tinggal bersama keluarga tuan rumah selama sehari penuh.
Interaksi langsung ini memberikan kesan mendalam bagi Alwy mengenai keberagaman agama di Indonesia. Mahasiswa FAI UMS tersebut belajar banyak tentang pentingnya saling menghormati di tengah perbedaan kepercayaan.
“Pengalaman tersebut mengajarkan saya pentingnya saling menghormati dan hidup berdampingan secara damai,” ujar Alwy pada Jumat (28/8/2026).
para peserta juga mengunjungi sejumlah sekolah lokal untuk menggiatkan gerakan literasi. Antusiasme anak-anak desa dalam menuntut ilmu menginspirasi para peserta internasional ini untuk terus mengabdi. Alwy merasa bersyukur karena ia dapat memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan masyarakat.
Membangun Jejaring Global dan Kenangan Berkesan
Silivinosi T. Naulumatua, peserta perwakilan UMS lainnya, turut membagikan kesan positifnya selama kegiatan. Ia menikmati setiap momen kebersamaan, kerja sama tim, dan ikatan persahabatan baru yang terbangun antarpeserta.
Program UMi Camp 2026 ini membuktikan bahwa keberagaman budaya justru mempererat persaudaraan antarnegara. Keikutsertaan aktif mahasiswa asing UMS memperkuat komitmen kampus UMS Surakarta dalam mencetak lulusan berwawasan global yang humanis. Kegiatan internasional ini sukses menutup lembaran perjalanan mereka dengan membawa pulang pelajaran hidup tentang toleransi dan kedamaian.
Kontributor: Fika
Editor: Akmal



