Amalia Nurfatchiyah Terpilih Jadi Duta Bahasa Indonesia KBRI Buenos Aires, Sisihkan Ribuan Pesaing

PWMJATENG.COM, PURWOKERTO — Pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Amalia Nurfatchiyah, mengukir prestasi membanggakan. Dosen muda ini resmi terpilih sebagai Duta Bahasa Indonesia KBRI Buenos Aires untuk menjalankan misi diplomasi kebahasaan di kawasan Amerika Selatan.
Amalia berhasil menembus penugasan internasional ini setelah melewati kompetisi yang sangat ketat. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mencatat sebanyak 1.709 peserta mengikuti seleksi tahap awal. Namun, Amalia mampu bertahan melewati tiga tahapan seleksi hingga akhirnya menjadi salah satu dari 54 pengajar terpilih.
Selanjutnya, Amalia menjalankan tugas mengajar secara daring untuk para pemelajar di tiga negara sekaligus, yakni Argentina, Uruguay, dan Peru. Program pengajaran internasional tersebut mulai berjalan aktif sejak 28 Maret 2026. Penugasan ini menempatkan Amalia pada garis depan penginternasionalan Bahasa Indonesia.
Instrumen Diplomasi di Amerika Selatan
Pemerintah menaruh harapan besar pada peran vital Duta Bahasa Indonesia KBRI Buenos Aires ini. Kehadiran pengajar BIPA tidak hanya mengajarkan tata bahasa, tetapi juga memfasilitasi pertukaran budaya secara langsung. Langkah strategis ini memperkuat posisi Indonesia di mata dunia.
Seremonial pembukaan kelas BIPA 2026 berlangsung meriah dengan kehadiran Duta Besar RI untuk Argentina, Sulaiman Syarif, serta Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin. Sulaiman menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum krusial bagi hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara Amerika Latin.
Menurut Sulaiman, Bahasa Indonesia berfungsi sebagai instrumen diplomasi lunak yang sangat efektif. Beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Bahasa dan pengajar BIPA atas dedikasi mereka mempromosikan budaya nasional di kancah global.
Kaderisasi Unggul BIPA UMP
Keberhasilan Amalia membuktikan kualitas sistem kaderisasi di kampus UMP. Lembaga ini konsisten memberikan dukungan penuh dan penguatan kapasitas bagi para pengajar. Hasilnya, para tenaga pendidik UMP mampu bersaing di tingkat internasional.
Kepala Program BIPA UMP, Titik, mengonfirmasi bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata keberhasilan pembinaan di lembaganya. UMP terus berkomitmen melahirkan pengajar yang siap membawa nama harum bangsa.
Sementara itu, Amalia mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas kesempatan emas ini. Ia menyampaikan terima kasih mendalam kepada civitas academica UMP dan seluruh pihak yang memberikan dukungan selama proses seleksi.
Melalui penugasan Duta Bahasa Indonesia KBRI Buenos Aires tersebut, UMP semakin memperluas kontribusi nyatanya. Kampus ini siap mendukung penginternasionalan Bahasa Indonesia dan memperkuat diplomasi kebahasaan Indonesia di kancah internasional.
Kontributor: Chy
Editor: Akmal



