Lomba Pingpong Antar Guru Muhammadiyah se Kota Semarang, Tingkatkan Iman dan Imun

Lomba Pingpong Antar Guru Muhammadiyah se Kota Semarang, Tingkatkan Iman dan Imun
Lomba Pingpong Antar Guru Muhammadiyah se Kota Semarang, Tingkatkan Iman dan Imun

PWMJATENG.COM, SEMARANG – SMP dan SMK MUTU Semarang menyelenggarakan lomba tennis meja antar guru dan karyawan sekolah Muhammadiyah se kota Semarang, kamis , 11 Maret 2021.

Acara yang digelar di ruang aula gedung Center of Excellence (COE) SMK Muhammadiyah 1 Semarang tersebut diikuti oleh sekitar 50 peserta yang merupakan perwakilan dari SD, SMP, SMA dan SMK Muhammadiyah se kota Semarang.

Dalam sambutannya, Lukman Hakim yang merupakan wakil kepala SMK Muhammadiyah 1 Semarang menyatakan bahwa lomba tersebut digelar dengan tujuan meningkatkan Iman dan Imun. Maksudnya iman adalah bahwa dengan adanya silaturahmi, maka berarti akan saling tawa shoubil haq watawa shoubis shobr, yang merupakan perintah agama islam. Sedangkan yang dimaksud dengan meningkatkan Imun adalah dengan olah raga, maka daya tahan tubuh atau imun kita menjadi lebih baik dan kuat.

BACA JUGA  AMM Blora Gelar Dialog Kebangsaan Forum Demokrasi Berkemajuan

Dalam gelaran turnamen ini, membagi pertandingan menjadi 4 nomor. Yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra dan beregu. Menjadi juara tunggal putra adalah ustadz Rifa’i yang merupakan guru Pendidikan Agama Islam di SMK Muhammadiyah 1 Semarang, sedangkan juara 2 dipegang oleh ustadz Abdur Rosyid, guru SD Muhammadiyah 8 Pedurungan Semarang, dan juara 3 adalah Ustadz Suryotomo dari SMP Muhammadiyah 1 Semarang.

Sedangkan tunggal putri dipegang oleh ustadzah Hariyanti dari SMP M 1, juara 2 diperoleh Ustadzah Nur sya’adah perwakilan dr SMK Muh 2 dan ustadzah Siti Khotimatul dari SD Muh 8. Kegiatan yang rencananya akan diagendakan setiap tahun itu mendapatkan animo yang tinggi dari para peserta dan berlangsung meriah.

BACA JUGA  Respon Banjir, LLHPB Aisyiyah Jepara Dirikan Dapur Umum

“Acara semacam ini memberi banyak manfaat pada para guru dan karyawan sekolah Muhammadiyah dan untuk tahun depan kami siap menjadi tuan rumah”, Kata Ustadz Abdur Rosyid.

Acara tersebut dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, misalnya peserta tidak boleh membawa supporter, semua yang masuk lokasi di-chek suhu tubuh nya serta wajib mencuci tangan dengan hand sanitizer yang disediakan panitia.

Total
20
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts