Rombong Kurikulum OBE Manajemen Ritel, ITESA Semarang Gandeng Indomaret hingga Kadin Jawab Tantangan Ritel Digital

PWMJATENG.COM, SEMARANG – Program Studi S1 Manajemen Ritel ITESA Muhammadiyah Semarang resmi memperkuat kurikulum OBE Manajemen Ritel demi menjawab tantangan era digital. Langkah strategis ini menggandeng pakar industri, asosiasi, hingga alumni untuk mencetak lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Gandeng Industri Praktis dan Asosiasi Profesi
Dalam upaya peningkatan mutu tersebut, tim akademisi menggelar diskusi komprehensif pada Senin (2/2/2026). Pihak kampus menghadirkan perwakilan PT Enseval Putera Megatrading Tbk, Wdhijatmiko Setyo Nugroho, serta pakar dari APTMRI, Dr. Ir. Mochamad Heru Riza Chakim.
Selain akademisi, perwakilan instansi pemerintah turut memberi masukan berharga. Kehadiran pejabat dari Ditjen Bea Cukai serta Balai Karantina Jawa Tengah memperkuat arah kebijakan pendidikan. Sementara itu, praktisi dari PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan KADIN Jawa Tengah memberikan sudut pandang riil mengenai kebutuhan dunia kerja ritel digital.
Respons Kebutuhan Bisnis E-Commerce dan Alumni
Tak hanya praktisi senior, para alumni sukses yang bergerak di bidang bisnis e-commerce dan social commerce TikTok turut membagikan pengalaman lapangan. Kehadiran mereka memberikan gambaran nyata mengenai kompetensi praktis yang wajib dimiliki mahasiswa saat ini.
Langkah ini juga membuka ruang aspirasi bagi mahasiswa aktif. Suara mahasiswa menjadi pijakan penting agar pembelajaran di kampus tetap interaktif dan aplikatif. Oleh karena itu, penerapan kurikulum OBE Manajemen Ritel ini memfokuskan seluruh capaian pembelajaran pada hasil akhir yang nyata (outcome-based).
Cetak Lulusan Siap Kerja dengan Prospek Cerah
Pihak program studi menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor ini menjadi garansi kualitas lulusan. Perubahan peta bisnis modern menuntut perguruan tinggi untuk terus beradaptasi secara cepat.
Melalui penyempurnaan kurikulum OBE Manajemen Ritel, kampus menargetkan peningkatan prospek kerja manajemen ritel di pasar global. ITESA Muhammadiyah Semarang pun optimistis para lulusan siap memimpin industri ritel offline maupun online di masa depan.
Kontributor: Hapsari
Editor: Akmal



