Dongkrak Kinerja Organisasi, PWM Jateng Gelar Supervisi Intensif ke PDM Batang
PWMJATENG.COM, BATANG — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah bergerak cepat membenahi kinerja organisasi dengan menyasar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) yang masih berstatus rapor merah. Sebagai langkah konkret pembenahan, PWM Jateng menggelar kunjungan supervisi ke PDM Batang pada Rabu (23/9/2026).
Kunjungan langsung ke lapangan ini bertujuan memverifikasi data kinerja secara riil dan objektif. PWM Jateng ingin mengurai akar masalah yang memicu kemunduran performa pimpinan daerah. Langkah peninjauan tersebut menjadi pijakan utama untuk merumuskan intervensi program yang tepat sasaran.
Sekretaris PWM Jateng Dodok Sartono membeberkan tiga faktor utama pemicu indikator KPI daerah menjadi merah. Masalah tersebut mencakup kelambatan entri data kegiatan, program kerja yang belum berjalan, hingga belum munculnya dampak nyata bagi masyarakat.
Masalah Pelaporan Jadi Kendala Utama
Kondisi di lapangan rupanya sangat bervariasi selama proses verifikasi berlangsung. PDM Batang sebenarnya telah melangsungkan berbagai program kerja dengan baik. Hanya saja, mereka belum sempat mengunggah laporan kegiatan ke sistem KPI Muhammadiyah Jateng.
PWM Jateng optimistis performa daerah mampu mencapai hijau pada kuartal keempat. PWM Jateng terus memacu pembenahan tata kelola laporan serta pendampingan program secara berkala.
Pertemuan di kantor PDM Batang ini sekaligus menjadi ruang diskusi pencarian solusi (brainstorming). Jajaran pengurus wilayah dan daerah saling bertukar pikiran untuk menyelesaikan hambatan operasional di lapangan.
Pelatihan Intensif
Fokus perbaikan kinerja ini tidak cuma menyasar urusan administrasi internal. PWM Jateng siap menggelar serangkaian pelatihan berkala guna menggembleng kapasitas eksekutif pimpinan daerah.
Program penguatan SDM ini juga menyasar para pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Skema pendampingan tersebut melibatkan kepala sekolah SLTA, direktur rumah sakit, hingga pimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah Jateng.
Dodok Sartono menegaskan bahwa kualitas pengelola menjadi kunci utama penggerak persyarikatan. Melalui SDM yang makin profesional, PWM Jateng meyakini kehadiran organisasi Muhammadiyah akan menghadirkan kebermanfaatan yang jauh lebih luas bagi masyarakat.
Editor: Al-Afasy



