Berita

KKN-DIK UMS Wonogiri: Menghadirkan Wajah Dakwah Modern yang Santun dan Membumi

PWMJATENG.COM, WONOGIRI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-DIK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang bertugas di SMA Muhammadiyah 1 Wonogiri sukses menggelar pengajian inspiratif bertema “Modernisasi Strategi Gerakan Dakwah Islam dan Tajdid”.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Jami’ Ibrahim Ma’asbaal, Dusun Duwet, Ngadirojo, Wonogiri ini, diikuti dengan antusias oleh tokoh masyarakat, warga sekitar, hingga para santri, Minggu (8/2).

Dalam kajiannya, mahasiswa menekankan bahwa dakwah tidak boleh terjebak hanya pada podium ceramah semata. Dakwah harus bertransformasi melalui empat pendekatan utama:

  1. Dakwah Bil-Lisan: Ceramah yang mencerahkan.
  2. Dakwah Bil-Hal: Memberikan keteladanan melalui aksi nyata di masyarakat.
  3. Dakwah Bi-Tadwin: Pemanfaatan literasi dan media digital.
  4. Dakwah Bil-Hikmah: Mengedepankan kebijaksanaan dan kelembutan.

“Kami ingin menyampaikan bahwa dakwah Islam bisa dilakukan dengan cara yang santun, relevan, dan sesuai kebutuhan masyarakat saat ini tanpa meninggalkan nilai pokok ajaran agama,” ungkap Alifah, perwakilan mahasiswa KKN-DIK UMS, Rabu (25/2).

Salah satu sorotan utama dalam pengajian ini adalah konsep Tajdid atau pembaruan. Mahasiswa UMS menjelaskan bahwa tajdid bukan berarti mengubah hukum dasar agama, melainkan memperbarui cara penyampaian dan pendekatan agar pesan Islam lebih mudah diterima di tengah perkembangan teknologi dan sosial budaya.

Pendekatan yang kontekstual dan bertahap dinilai jauh lebih efektif dibandingkan cara-cara konfrontatif yang justru dapat menjauhkan masyarakat dari nilai-nilai Islam.

Melalui kegiatan ini, FKIP UMS membuktikan bahwa mahasiswa tidak hanya cakap di dalam kelas, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak spiritualitas di lingkungan masyarakat tempat mereka mengabdi.

“Kami berharap pengajian ini memberikan wawasan baru bagi warga serta menumbuhkan semangat dakwah yang lebih inklusif,” pungkas Alifah.

Kontributor: Affiq | Humas
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/