Berita

Muhammadiyah Dorong Kesatuan Waktu Ibadah melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT)

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Muhammadiyah terus mendorong penerapan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebagai upaya menyatukan penentuan awal bulan Hijriah bagi umat Islam di seluruh dunia.

Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Agus Purwanto, menjelaskan bahwa KHGT merupakan konsep penyamaan tanggal Hijriah secara global. Dengan sistem ini, awal bulan Hijriah akan jatuh pada tanggal yang sama di seluruh dunia.

“Maksudnya, satu Ramadan itu satu tanggal bersama di kalender Masehi. Misalnya, jika 1 Ramadan jatuh pada 19 Februari, maka seluruh dunia juga sama,” ujarnya dalam Pengajian Ramadan PWM Jawa Tengah se-Solo Raya di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu (8/3).

Selama ini, perbedaan penentuan awal bulan Hijriah masih kerap terjadi. Hal tersebut disebabkan adanya perbedaan metode dalam menentukan pergantian bulan qamariyah yang kemudian dikaitkan dengan kalender syamsiyah atau kalender Masehi.

Sejarah Gagasan Kalender Hijriah Global

Menurut Agus, gagasan kalender Hijriah global bukanlah konsep baru. Ide tersebut telah berkembang sejak hampir satu abad lalu.

Pada 1939, ahli hadis asal Mesir Syekh Ahmad Muhammad Syakir pertama kali mengusulkan penggunaan kalender Islam global. Gagasan ini kemudian berkembang melalui berbagai forum internasional.

Pada 1978, pembahasan kalender global kembali dilakukan di Turki. Selanjutnya, ilmuwan Muslim Muhammad Ilyas memperkenalkan konsep kalender Islam global yang lebih sistematis.

Perkembangan berikutnya terjadi pada 2008 melalui Deklarasi Dakar dari Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang menyerukan pentingnya penyatuan kalender Hijriah bagi umat Islam di dunia.

Pengembangan KHGT oleh Muhammadiyah

Di Indonesia, Muhammadiyah menjadi salah satu organisasi yang aktif mendorong konsep kalender Hijriah global.

Pada Muktamar ke-47 Muhammadiyah di Makassar tahun 2015, organisasi ini memberikan amanat untuk mengembangkan kalender Hijriah global. Setahun kemudian, dalam Konferensi Internasional Kalender Islam di Istanbul tahun 2016, para ahli mencapai konsensus mengenai konsep Kalender Hijriah Global Tunggal.

Muhammadiyah kemudian melanjutkan pengembangan konsep tersebut melalui Majelis Tarjih dan Tajdid. Pada 2021, Muhammadiyah mulai mengembangkan prototipe KHGT yang dibahas dalam berbagai forum ilmiah.

Puncaknya, pada Musyawarah Nasional (Munas) Tarjih 2024 di Pekalongan, Muhammadiyah menetapkan penggunaan KHGT sebagai arah pengembangan kalender Islam yang akan digunakan di masa mendatang.

“Jadi KHGT bukan ide kemarin sore, melainkan sudah menjadi gagasan sejak puluhan tahun lalu,” ujar Agus.

Prinsip Dasar KHGT

Agus menjelaskan bahwa konsep KHGT tidak bertentangan dengan dalil-dalil keislaman. Baik Al-Qur’an maupun hadis memberikan dasar penggunaan metode hisab maupun rukyat dalam penentuan waktu ibadah.

Selain itu, konsep ini juga dilandasi semangat universalisme Islam dan persatuan umat.

“Dasar lainnya adalah universalisme Islam, kesatuan umat, haji, dan Arafah,” tambahnya.

Dalam keputusan Muhammadiyah, KHGT dibangun di atas beberapa prinsip utama. Di antaranya penerimaan metode hisab sebagai dasar penentuan kalender, konsep transfer imkanur rukyat, kesatuan kalender secara global, keselarasan hari dan tanggal di seluruh dunia, serta penerimaan garis tanggal internasional.

Dengan prinsip tersebut, KHGT diharapkan mampu menghadirkan keseragaman tanggal Hijriah sekaligus selaras dengan kalender Masehi secara global.

Artinya, apabila suatu wilayah di dunia telah memenuhi kriteria awal bulan berdasarkan perhitungan hisab, maka wilayah lain akan mengikuti penetapan tersebut dengan prinsip matla’ global.

Kontributor: Maysali
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/