In House Training Perguruan Muhammadiyah Purworejo Sukses Dongkrak Mutu Guru, Dorong Prestasi Internasional
PWMJATENG.COM, PURWOREJO – Perguruan Muhammadiyah Purworejo sukses menyelenggarakan In House Training (IHT) lintas jenjang. Agenda strategis selama dua hari di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kutoarjo ini bertujuan mendongkrak mutu tenaga pendidik. Hasilnya, pelatihan ini menjadi motor penggerak lahirnya para guru berprestasi dari tingkat daerah hingga internasional.
Manajemen menyerahkan penghargaan khusus bagi tiga guru inovatif pada momentum penutupan pelatihan, Selasa (23/6/2026). Langkah ini mempertegas komitmen persyarikatan dalam membangun ekosistem sekolah unggul berkemajuan di Kabupaten Purworejo.
Salah satu penerima apresiasi adalah Akhmad Maulidin Musdani. Pendidik ini sukses mengantar santri Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan menyabet Juara II kompetisi roket air internasional di Malaysia. Selain itu, Chaedar Erick Harisnamudha dan Anis Arrohman juga menerima penghargaan serupa. Keduanya berhasil membawa sekolah mereka menjadi SMP Muhammadiyah terbaik pertama di Kabupaten Purworejo.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purworejo, Drs. H. Pujiono, menegaskan pentingnya pelatihan intensif seperti ini. Menurutnya, kegiatan tersebut bermanfaat untuk melakukan reorientasi tujuan persyarikatan. Pihaknya meminta seluruh guru mampu menggerakkan masyarakat melalui jalur pendidikan.
“Tujuan Muhammadiyah adalah dakwah Islam yang menggembirakan. Karena itu, teman-teman yang berada di Amal Usaha Muhammadiyah harus mampu menggerakkan masyarakat dan menjadikan lembaga pendidikan Muhammadiyah semakin unggul serta diminati masyarakat,” tegas Pujiono.
Sinergi Ideologi dan Profesionalisme Guru
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bayan, Dr. Rofiq Nurhadi, M.Ag., menjelaskan bahwa panitia merancang skema In House Training ini secara komprehensif. Pengelola membagi fokus pembinaan dalam dua tahapan besar. Strategi ini bertujuan menyasar kompetensi pedagogik sekaligus spiritual guru.
“Fokus hari pertama adalah penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, sedangkan hari kedua lebih menitikberatkan pada penguatan kapasitas keguruan,” ungkap Rofiq.
Melalui pembekalan yang matang, para guru dapat langsung menerapkan indikator kinerja baru di ruang kelas. Sinergi ini mengarah pada dampak nyata bagi kemajuan seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
“Easiness membawa kemajuan bagi seluruh Amal Usaha Muhammadiyah di Bayan. Mudah-mudahan guru-guru kita semakin profesional, meningkat kinerjanya, dan semakin baik amalan Al-Islam dan Kemuhammadiyahannya,” tambah Rofiq.
Kolaborasi Lintas Jenjang Pendidikan
Agenda tahunan yang diikuti sekitar 80 peserta ini melibatkan seluruh elemen pendidik. Peserta datang mulai dari tingkat anak usia dini hingga sekolah menengah atas. Keterlibatan aktif tersebut memperkuat ikatan kelembagaan antarsekolah swasta di wilayah Kecamatan Bayan.
Ketua Panitia, Niken Wulandari, S.Pd.AUD., menyatakan bahwa keberhasilan IHT ini merupakan buah dari kolaborasi solid. Sinergi erat ini mencakup KB ‘Aisyiyah, TK ‘Aisyiyah Jono Bayan, SD Muhammadiyah Bayan, SMP Muhammadiyah Jono, Ponpes Darul Arqom, hingga SMA Muhammadiyah Purworejo.
“Agenda ini bertujuan mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan kualitas dan kuantitas guru serta karyawan. Semoga kegiatan ini semakin memperkokoh Perguruan Muhammadiyah Bayan dan dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun,” pungkas Niken.
Kontributor: Akhmad Maulidin
Editor: Alafasy



