Iffa Rosita Tutup DAP IMM 2026, Tegaskan Peran Strategis Kader Bangsa

PWMJATENG.COM, Semarang — Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Iffa Rosita, menutup Darul Arqam Paripurna (DAP) IMM 2026 di Aula BBPMP Banyumanik, Semarang, Ahad, 19 April 2026. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan pentingnya peran strategis kader IMM dalam dinamika kebangsaan.
DAP merupakan jenjang perkaderan tertinggi dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Kegiatan yang berlangsung sejak 14 April 2026 itu mengusung tema “Mencerahkan Masa Depan Indonesia” dan diikuti kader-kader IMM dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam sambutannya, Iffa Rosita mendorong kader IMM untuk tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga terlibat aktif sebagai aktor perubahan dalam kehidupan kebangsaan. Ia menekankan pentingnya kemampuan membaca peluang melalui strategi yang cerdas dan terukur.
“Kader IMM harus mengasah strategi dan pandai membaca peluang, namun jangan pernah melupakan keseimbangan antara emosional, spiritual, dan intelektual kita,” tegas Iffa.
Sebelumnya, perwakilan PWM Jawa Tengah, Hamam, Ph.D., menegaskan bahwa kader IMM harus memiliki tiga landasan berpikir utama, yakni reflektif terhadap sejarah, antisipatif menghadapi tantangan, dan proyektif dalam merancang masa depan.
DAP IMM 2026 Jadi Ruang Gagasan Kader
Ketua Penyelenggara DAP IMM 2026, Widi Arkan Arisyi, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut. Menurutnya, Semarang dipilih bukan hanya sebagai lokasi pelaksanaan, tetapi juga sebagai simbol pusat gerakan yang diharapkan melahirkan kontribusi nyata bagi Indonesia.
Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan kader-kader terbaik IMM untuk merumuskan gagasan strategis bagi masa depan bangsa melalui proses perkaderan tingkat paripurna.
Peserta Apresiasi Metode Perkaderan
Salah seorang peserta, Devan dari Sulawesi Selatan, mengapresiasi metode perkaderan yang dinilai humanis dan relevan dengan realitas kader di tingkat paripurna.
“Forum ini sangat luar biasa dan mencerahkan. Metodologinya membuat kami merasa nyaman dan enjoy, materi yang kami terima benar-benar menyentuh aspek realitas kami sebagai kader,” ungkapnya.
Berakhirnya Darul Arqam Paripurna 2026 diharapkan dapat memperkuat peran kader IMM sebagai motor perubahan yang berkontribusi bagi masa depan Indonesia.
Kontributor: Nia Nur Pratiwi
Editor: Al-Afasy



