Tembus Jurnal SINTA 3, Artikel Ilmiah Mahasiswa S1 RPL ITESA Muhammadiyah Semarang Resmi Lolos Publikasi
PWMJATENG.COM, SEMARANG – Mahasiswa S1 RPL ITESA Muhammadiyah Semarang kembali mengukir prestasi gemilang di kancah akademik nasional. pada 1 Oktober 2026 Dua karya ilmiah mahasiswa dari program studi tersebut resmi masuk ke Journal of Information System Exploration and Research (JOISER) yang terakreditasi SINTA 3.
Pencapaian ini milik Maulany Citra Pandini dan Adi Fajar Saputra. Kedua mahasiswa S1 RPL ITESA Muhammadiyah Semarang ini merancang penelitian berbasis teknologi cerdas dan berhasil melampaui proses peer review secara ketat hingga meraih status accepted.
Maulany mengajukan riset berjudul “An EfficientNetV2-B0 Framework for Automated Anemia Classification from Fingernail Images” untuk mendeteksi anemia melalui citra kuku. Sementara itu, Adi menulis penelitian “Pneumonia Classification on Chest X-Ray Images Using Image Preprocessing and Xception-Based Transfer Learning” untuk mengklasifikasikan pneumonia.
Inovasi AI Kesehatan Karya Mahasiswa
Dosen pembimbing, Nurul Huda, Ph.D., mendampingi langsung seluruh proses riset tersebut. Inovasi karya mahasiswa S1 RPL ITESA Muhammadiyah Semarang ini membuktikan penerapan praktis teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan machine learning dalam menyelesaikan masalah medis.
Nurul Huda mengawal tahapan penyusunan sejak pengolahan data awal hingga penulisan publikasi akhir. Pembimbingan intensif ini memastikan hasil penelitian mahasiswa memiliki standar kualitas ilmiah yang tinggi serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Mendorong Budaya Riset Sejak Perkuliahan
Capaian ini sekaligus memperkuat komitmen kampus dalam memfasilitasi riset mahasiswa yang berdaya saing. Kampus terus mendorong agar karya akademik tidak berhenti di ruang kelas, tetapi juga memberi dampak luas melalui publikasi jurnal terakreditasi.
Melalui keberhasilan ini, mahasiswa S1 RPL ITESA Muhammadiyah Semarang kian termotivasi untuk memperkuat budaya penelitian sejak masa perkuliahan. Langkah ini menjadi fondasi penting untuk melahirkan inovator muda di bidang rekayasa perangkat lunak dan kecerdasan buatan.
Kontributor: Hapsari
Editor: Akmal



