Berita

Idul Adha 2026: Lautan Jamaah Putihkan Alun-Alun Kutoarjo, Bawa Pesan Menyentuh Hati

PWMJATENG.COM, PURWOREJO — Semangat solidaritas dan kepedulian sosial yang nyata seketika mengubah pusat kota menjadi lautan manusia saat ribuan umat Islam memadati Alun-Alun Kutoarjo untuk menunaikan Salat Idul Adha Kutoarjo pada Rabu pagi, 27 Mei 2026.

Sejak sebelum matahari terbit, ribuan umat Islam dari berbagai wilayah memang mulai memadati kawasan pusat kota tersebut. Oleh karena itu, gema takbir, tahmid, dan tahlil yang berkumandang sejak pagi langsung menciptakan suasana religius yang menyentuh hati. Warga dari berbagai generasi, mulai dari anak-anak hingga lansia, tampak mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan khusyuk.

Pelaksanaan salat di ruang terbuka ini juga menjadi simbol kuatnya semangat persatuan umat. Ribuan jamaah berdiri sejajar tanpa memandang latar belakang sosial, sehingga mencerminkan esensi kesetaraan dalam Islam. Dengan demikian, momentum Idul Adha 2026 di lokasi ini pun sukses menghadirkan atmosfer kebersamaan yang sangat kental.

Syiar Islam yang Inklusif di Alun-Alun Kutoarjo

Ketua PCM Kutoarjo, H. Moh. Mansur, S.Pd.I., menegaskan pentingnya pemanfaatan ruang publik untuk kegiatan keagamaan. Menurutnya, langkah ini menjadi strategi jitu untuk merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa sekat.

“Alun-alun adalah ruang publik yang terbuka bagi semua. Muhammadiyah ingin menghadirkan dakwah Islam yang inklusif, menyejukkan, dan mempersatukan,” kata H. Moh. Mansur, S.Pd.I.

Selanjutnya, Mansur menjelaskan bahwa pelaksanaan Salat Idul Adha Kutoarjo di pusat kota bukan sekadar ritual tahunan semata. Sebaliknya, kegiatan massal tersebut memegang peran strategis sebagai syiar Islam sekaligus instrumen penguatan ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.

Di sisi lain, sentimen positif ini juga dirasakan langsung oleh warga yang hadir di lokasi. Ahmad Fauzi, salah seorang jamaah, mengaku sangat terkesan dengan atmosfer suasana Idul Adha tahun ini.

“Suasananya sangat berbeda. Lebih terasa semangat kebersamaannya. Kita bisa bertemu saudara-saudara sesama muslim dari berbagai daerah,” ungkap Ahmad Fauzi.

Keseimbangan Kesalehan Spiritual dan Kesalehan Sosial

Kekhusyukan jamaah pun semakin mendalam saat menyimak khutbah dari Dr. Hermawan, M.Pd.I. Sebab, dalam orasinya yang berjudul “Salat Mencerahkan Jiwa, Kurban Memberdayakan Sesama”, ia membedah makna filosofis di balik Iduladha secara mendalam.

Dalam khutbahnya, Hermawan menjelaskan bahwa ibadah salat dan kurban merupakan dua hal yang tidak dapat terpisahkan. Keduanya menjadi cerminan ideal dari keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan dan sesama makhluk hidup.

“Salat adalah bukti kesalehan kepada Allah, sedangkan kurban adalah bukti kesalehan sosial dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Dr. Hermawan, M.Pd.I.

Oleh sebab itu, tokoh Muhammadiyah tersebut mengingatkan jamaah mengenai pesan mendalam dari ibadah kurban. Pengorbanan harta yang ikhlas dipandang sebagai bukti nyata dari ketakwaan yang membuahkan kemaslahatan bagi publik.

Gotong Royong dan Pemberdayaan Melalui Kurban

Menariknya, semangat khutbah tersebut langsung mewujud nyata dalam aksi sosial pasca-salat. PCM Kutoarjo bersama berbagai organisasi otonom bergerak cepat mengoordinasikan penyembelihan dan distribusi hewan kurban.

Selain itu, ratusan relawan dari Pemuda Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah bahu-membahu mengelola jalannya kegiatan. Mereka memastikan seluruh proses, mulai dari penataan area parkir hingga pembagian daging kurban, berjalan tertib dan tepat sasaran.

Melalui aksi nyata ini, makna ibadah kurban Muhammadiyah tidak berhenti pada tataran teologi semata. Bahkan, aktivitas ini menjelma menjadi gerakan konkret yang membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mengukuhkan posisi Alun-Alun Kutoarjo sebagai pusat harmonisasi sosial warga.

Kontributor : Akhmad Maulidin
Editor:  Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/